17-06-2011, 02:53 PM
Matrix versi Lab dicoba menggunakan resistor toleransi 5% dan segala komponen murahan, kecuali memang semua transistornya alsi. Jika menerapkan resistor <= 2% seharusnya berhasil lebih baik. Mengubah toleransi hanya berpengaruh pada tingkat deran (noise) akibat pengaruh termal lingkungan; tetapi kami sarankan tidak mengubah nilai resistensi--dimana mengubah nilai resistensi bisa berakibat fatal (sebaiknya dicoba dulu pada jangka eksperimental dalam waktu cukup lama--amati semua efeknya untuk memastikan apakah layak beroperasi jangka panjang, tidak tergesa-gesa dipakai di lapangan).
Harap berhati-hati, dalam menerapkan beberapa hal:
(1) Grounded - Salah menerapkan ground mengakibatkan dengung kontinyu
(2) Supply Ripple Filter - Salah menerapkan filter tegangan suplai mengakibatkan dengung kontinyu
(3) Output Grounded - Salah menerapkan output/speaker ground mengakibatkan bocor penguatan antar kanal.
Harap waspada karena MATRIX 1.4 menerapkan kontrol penguatan AC statik dan menerapkan tingkat penguatan serta sensitivitas tinggi, hingga input sangat responsif.
Damping Factor MATRIX 1.4 juga diterapkan berdasar formulasi REVB-DF (Real-Emitter-Voltage-Based Damping Factor)--suatu formulasi DF hasil perbandingan impedansi beban (Z out) terhadap RE (Resistor Emitter) penguat output dimana penguat output/final menerapkan modus VF (Voltage Follower). DF berdasar formulasi REVB-DF pada kisaran relevan terhadap beban nominal sesuai spesifikasi contoh jika:
Z_out = 8-ohm, VCC = 63V, maka
DF Real = 8/((1.4142135623731 x 8)/(63/1.4142135)) =~ 32.
(Nilai DF tidak terlalu besar, output aman dari konslet pada tingkat non-fatal tetapi cukup untuk memanaskan kabel speaker.)
Harap berhati-hati, dalam menerapkan beberapa hal:
(1) Grounded - Salah menerapkan ground mengakibatkan dengung kontinyu
(2) Supply Ripple Filter - Salah menerapkan filter tegangan suplai mengakibatkan dengung kontinyu
(3) Output Grounded - Salah menerapkan output/speaker ground mengakibatkan bocor penguatan antar kanal.
Harap waspada karena MATRIX 1.4 menerapkan kontrol penguatan AC statik dan menerapkan tingkat penguatan serta sensitivitas tinggi, hingga input sangat responsif.
Damping Factor MATRIX 1.4 juga diterapkan berdasar formulasi REVB-DF (Real-Emitter-Voltage-Based Damping Factor)--suatu formulasi DF hasil perbandingan impedansi beban (Z out) terhadap RE (Resistor Emitter) penguat output dimana penguat output/final menerapkan modus VF (Voltage Follower). DF berdasar formulasi REVB-DF pada kisaran relevan terhadap beban nominal sesuai spesifikasi contoh jika:
Z_out = 8-ohm, VCC = 63V, maka
DF Real = 8/((1.4142135623731 x 8)/(63/1.4142135)) =~ 32.
(Nilai DF tidak terlalu besar, output aman dari konslet pada tingkat non-fatal tetapi cukup untuk memanaskan kabel speaker.)
