22-10-2011, 08:41 AM
The Man Behind The Gun..... Tergantung bagaimana seorang player memaksimalkan voice tsb.... :
- Saat menggunakan voice Piano,, mainkanlah seperti layaknya Grand Piano... (jangan sekali2 pake Pitch Bender utk voice ini
)
- Saat menggunakan voice Guitar, mainkanlah seperti layaknya gitar (nylon, clean, overdrive, distorsi dll)
- Saat menggunakan voice Saxopone,, mainkanlah selayaknya saxopone (Bang Andy sudah melakukannya dgn sample di atas)
de-el-el
Apa gunanya mengejar2 voice yg "real" tapi kemampuan/skill kita belum nyampe utk memainkan voice tsb secara maksimal....
Saya tidak begitu ambil pusing dengan parameter "REAL.... REAL.... REAL..."
Yang saya pakai adalah "skill approach" yaitu pendekatan secara tehnik bermain/programming... Bukan pendekatan teknologi keyboardnya...
Meminjam istilah Bung ADMIN (Lae Anton) : "Semua type keyboard tidak ada yg memenuhi kualifikasi "REAL",,, baik vioce, accomp, drum kit dan arrangement-nya..
yang ada hanya "MENDEKATI REAL"....
- Saat menggunakan voice Piano,, mainkanlah seperti layaknya Grand Piano... (jangan sekali2 pake Pitch Bender utk voice ini
- Saat menggunakan voice Guitar, mainkanlah seperti layaknya gitar (nylon, clean, overdrive, distorsi dll)
- Saat menggunakan voice Saxopone,, mainkanlah selayaknya saxopone (Bang Andy sudah melakukannya dgn sample di atas)
de-el-el
Apa gunanya mengejar2 voice yg "real" tapi kemampuan/skill kita belum nyampe utk memainkan voice tsb secara maksimal....
Saya tidak begitu ambil pusing dengan parameter "REAL.... REAL.... REAL..."
Yang saya pakai adalah "skill approach" yaitu pendekatan secara tehnik bermain/programming... Bukan pendekatan teknologi keyboardnya...
Meminjam istilah Bung ADMIN (Lae Anton) : "Semua type keyboard tidak ada yg memenuhi kualifikasi "REAL",,, baik vioce, accomp, drum kit dan arrangement-nya..
yang ada hanya "MENDEKATI REAL"....
