09-11-2011, 11:38 AM
Rekan2. saya bukan pengguna YAMAHA dan gak punya YAMAHA, kecuali mixer dan reverb Yamaha...
Angka 127 yg dimaksud itu khan Velocity? Bedakan velocity dengan volume, apalagi dgn volume master yg ada di kenob volume. Kl velocity itu adalah kekuatan dari 'tekanan' dan kecepatan (yg berakibat pada tertriggernya synthesizer generator), sedangkan volume adalah slider 'analog'....susaah njelasinnya, tapi kedua hal ini sering membingungkan bagi yg belum memahami.
Secara teknis urutannya kira2 begini : Velocity - Volume - Vulume master..(Vol Master adalah kenob volume di kibordnya).
Velocity bernilai 0-127, volume bernilai 0-127.....
kalau lihat urutannya, velocity dulu baru volume, maka misal kita set volume 100, kalau velocitynya 80 (lebih rendah dari volume), maka tidak ada terjadi apa apa.... tapi kalau velocitynya 120, maka volume yg dikirim ke volume master tetap 100.
Kenapa ada volume 127? Ingat, dalam satu track, volume diset misalnya 127, permainan biola bisa memiliki velocity misalnya dari 20 (sangat pelan) hingga 127 (maksimal).... jadi kalau mau bermain dinamika (pelan-kuat, cresscendo, decresscendo) manfaatkanlah velocity, bukan volume... dari sini, anda bida memutuskan sebaiknya volume diset diberapa yg OPTIMAL sehingga dipenuhi 2 syarat : Bisa mentolerir dinamika (pean kuat alat musik) dan memiliki gain yg cukup yg dikirim ke master volume... disinilah seni bermain dgn musik digital.
Sebagai gambaran didunia analog, misalnya di mixer ada gain dan volume slider, maka velocity itu adalah gain, dan volume slider adalah volume,...hasilnya dikirim ke master volume... nah, di musik digital, yg membuat dinamis alat musiknya, adalah seolah olah memutar gain (velocity tsb).
Semoga membantu...
Angka 127 yg dimaksud itu khan Velocity? Bedakan velocity dengan volume, apalagi dgn volume master yg ada di kenob volume. Kl velocity itu adalah kekuatan dari 'tekanan' dan kecepatan (yg berakibat pada tertriggernya synthesizer generator), sedangkan volume adalah slider 'analog'....susaah njelasinnya, tapi kedua hal ini sering membingungkan bagi yg belum memahami.
Secara teknis urutannya kira2 begini : Velocity - Volume - Vulume master..(Vol Master adalah kenob volume di kibordnya).
Velocity bernilai 0-127, volume bernilai 0-127.....
kalau lihat urutannya, velocity dulu baru volume, maka misal kita set volume 100, kalau velocitynya 80 (lebih rendah dari volume), maka tidak ada terjadi apa apa.... tapi kalau velocitynya 120, maka volume yg dikirim ke volume master tetap 100.
Kenapa ada volume 127? Ingat, dalam satu track, volume diset misalnya 127, permainan biola bisa memiliki velocity misalnya dari 20 (sangat pelan) hingga 127 (maksimal).... jadi kalau mau bermain dinamika (pelan-kuat, cresscendo, decresscendo) manfaatkanlah velocity, bukan volume... dari sini, anda bida memutuskan sebaiknya volume diset diberapa yg OPTIMAL sehingga dipenuhi 2 syarat : Bisa mentolerir dinamika (pean kuat alat musik) dan memiliki gain yg cukup yg dikirim ke master volume... disinilah seni bermain dgn musik digital.
Sebagai gambaran didunia analog, misalnya di mixer ada gain dan volume slider, maka velocity itu adalah gain, dan volume slider adalah volume,...hasilnya dikirim ke master volume... nah, di musik digital, yg membuat dinamis alat musiknya, adalah seolah olah memutar gain (velocity tsb).
Semoga membantu...
