20-11-2011, 03:13 AM
Hati2 saja soal implementasi balanced input stage, karena butuh transistor dalam kadar fit-in-complement; Meleset sedikit saja, offset-output bisa sampai beberapa ratus mili-volt hingga beberapa volt. Selama ini saya lebih prefer unbalanced input stage karena lebih stabil (soal presisi dan null-offsetting, kita telah terapkan "embedded automatic-offset-null with active-load differential amp" sebagai input stage amp).
Saya sarankan Rekan2 gunakan rancangan versi R-2 2011. Versi 4 (2008) bisa tetap dipakai, tetapi saya ingatkan bahwa Versi 4 ada dengan banyak limitasi, terutama soal lebar respons frekuensi.
Ini sampel Versi R-2 2011: [url="http://sourceforge.net/projects/matrix14freeamp/files/r-2/example/MATRIX_1.4_500w-4-ohms-audio-power-amp-R-2-2011.tar.gz"]http://sourceforge.n...R-2-2011.tar.gz[/url]
Jangan lupa, pelajari detail rancang bangun MATRIX 1.4 melalui e-book cuma-cuma:
[url="http://sourceforge.net/projects/matrix14freeamp/files/r-2/doc/matrix1.4-doc-en_r-2-2011.pdf"]http://sourceforge.n...en_r-2-2011.pdf[/url]
Aktual, saya sama-sekali tidak mempreferensi Kelas G, Kelas H, atau kelas lain. Saya hanya mempreferensi kelas AB. Lagi pula, tidak ada istimewanya soal kelas G atau H kecuali hanya boros transistor. Kelas-kelas berbasis "Rail Supply" macam kelas G dan H diciptakan di masa-lalu karena waktu itu para ahli "frustasi" merancang kelas AB operasi tegangan tinggi (konsider >= 90VDC). Saya coba pahami problematika utama lahirnya kelas-kelas penguat macam G dan H sejak tahun 1998: kekhawatiran "gagal operasi" pada tegangan cukup tinggi karena rancangan kelas AB selain MATRIX 1.4 mengandalkan DF tinggi (perumusan DF obsolete model lama) disertai kesalahan perhitungan magnitud maksimum tegangan output sinyal.
Silahkan pelajari detail MATRIX 1.4 melalui panduan e-book yang telah saya sediakan, sehingga Rekan2 dapat merancang sendiri mulai dari skematik hingga prototype ataupun production-level. Beberapa consulting-industries dan hand-made audio home industries di India, Pakistan, Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat juga telah mulai menggunakan Teknologi MATRIX 1.4.
Harapan saya, semoga MATRIX 1.4 dapat bermanfaat untuk masyarakat.
Jangan lupa, jika anda menjual kit ataupun derivatif MATRIX 1.4 dalam rupa produk fisik harus disertai skematik dan catatan lisensi GNU/GPL untuk menghindari konflik hukum, karena MATRIX 1.4 adalah penemuan resmi dan berlisensi, meskipun gratis/bebas (tinjau definisi lisensi resmi: http://matrix14freeamp.sourceforge.net//...rs_License serta tinjau panduan lisensi resmi: http://matrix14freeamp.sourceforge.net//...nsing.html).
Saya sarankan Rekan2 gunakan rancangan versi R-2 2011. Versi 4 (2008) bisa tetap dipakai, tetapi saya ingatkan bahwa Versi 4 ada dengan banyak limitasi, terutama soal lebar respons frekuensi.
Ini sampel Versi R-2 2011: [url="http://sourceforge.net/projects/matrix14freeamp/files/r-2/example/MATRIX_1.4_500w-4-ohms-audio-power-amp-R-2-2011.tar.gz"]http://sourceforge.n...R-2-2011.tar.gz[/url]
Jangan lupa, pelajari detail rancang bangun MATRIX 1.4 melalui e-book cuma-cuma:
[url="http://sourceforge.net/projects/matrix14freeamp/files/r-2/doc/matrix1.4-doc-en_r-2-2011.pdf"]http://sourceforge.n...en_r-2-2011.pdf[/url]
Aktual, saya sama-sekali tidak mempreferensi Kelas G, Kelas H, atau kelas lain. Saya hanya mempreferensi kelas AB. Lagi pula, tidak ada istimewanya soal kelas G atau H kecuali hanya boros transistor. Kelas-kelas berbasis "Rail Supply" macam kelas G dan H diciptakan di masa-lalu karena waktu itu para ahli "frustasi" merancang kelas AB operasi tegangan tinggi (konsider >= 90VDC). Saya coba pahami problematika utama lahirnya kelas-kelas penguat macam G dan H sejak tahun 1998: kekhawatiran "gagal operasi" pada tegangan cukup tinggi karena rancangan kelas AB selain MATRIX 1.4 mengandalkan DF tinggi (perumusan DF obsolete model lama) disertai kesalahan perhitungan magnitud maksimum tegangan output sinyal.
Silahkan pelajari detail MATRIX 1.4 melalui panduan e-book yang telah saya sediakan, sehingga Rekan2 dapat merancang sendiri mulai dari skematik hingga prototype ataupun production-level. Beberapa consulting-industries dan hand-made audio home industries di India, Pakistan, Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat juga telah mulai menggunakan Teknologi MATRIX 1.4.
Harapan saya, semoga MATRIX 1.4 dapat bermanfaat untuk masyarakat.
Jangan lupa, jika anda menjual kit ataupun derivatif MATRIX 1.4 dalam rupa produk fisik harus disertai skematik dan catatan lisensi GNU/GPL untuk menghindari konflik hukum, karena MATRIX 1.4 adalah penemuan resmi dan berlisensi, meskipun gratis/bebas (tinjau definisi lisensi resmi: http://matrix14freeamp.sourceforge.net//...rs_License serta tinjau panduan lisensi resmi: http://matrix14freeamp.sourceforge.net//...nsing.html).
