20-11-2011, 05:20 AM
1. Lemahnya gain mixer mas [url="../../user/18308-harry-didik/"]harry_didik[/url] apakah karena belum ada blok master outputnya? Output mixer yg baik harus sekecil mungkin tahanan ke output op-amp pada bagian akhir. Tidak lebih besar dari 100 ohm, sekedar pengaman hubung singkat pada jalur output. Jadi seharusnya dari blok input terkumpul di blok master yg di buffer oleh 1 atau 2 buah op-amp untuk output unbalance atau balamce.
2. Suara dengung / brom bisa terjadi akibat ground loop. Apakah common pada jack input dan common pada jack output terhubung langsung ke body mixer? Sebaiknya Jack input dari masing2 kanal commonnya tdk terhubung ke body mixer, hanya jack output pada blok master yg boleh terhubung kebody mixer. Bisa juga karena tdk adanya blok master output, sehingga kabel yg panjang dan rumit seperti kabel yg mengambang krn R yg terhubung nilainya terlalu tinggi. Suara dengung juga bisa timbul dari induksi magnetik trafo yg merambat melalui body mixer bila kwalitas trafo kurang baik. Dengan memberi pelapis tripleks/karet tipis/formika dibawah trafo bisa mencegah induksi tsb. Kadang induksi bisa terjadi karena trafo yg kurang baik memancarkan medan magnet langsung dari lilitan kedaerah sekitarnya, pabrik ss pro biasanya melindungi bagian luar lilitan trafo dengan plat tembaga tipis yg dihubungkan kebody mixer.
3. Modifikasi bagian input mixer dari mas [url="../../user/17887-zia/"]zia[/url] layak dicoba karena R seri yg kecil nilainya dibagian input lebih selaras dengan impedansi Mic yg banyak digunakan saat ini yaitu antara 150~600 ohm, biaya dan usaha modifikasi tidak terlalu berat. Rangkaian dari mas Zia pasti akan lebih stabil dan rendah noise. Mic impedansi 50K ohm seperti pada mic TOA jadul sudah langka, sedangkan rangkaian asli input mixer mas [url="../../user/18308-harry-didik/"]harry_didik[/url] lebih cocok untuk mic TOA jadul tsb dan biasanya kabel mic tidak boleh terlalu panjang, juga potensio dibagian input yg nilainya besar 100K itu memudahkan gangguan ikut masuk melalui potensio tsb.
Semoga jawaban saya bisa membantu untuk penyempurnaan mixer mas [url="../../user/18308-harry-didik/"]harry_didik[/url] agar lebih stabil dan jauh dari dengung.
2. Suara dengung / brom bisa terjadi akibat ground loop. Apakah common pada jack input dan common pada jack output terhubung langsung ke body mixer? Sebaiknya Jack input dari masing2 kanal commonnya tdk terhubung ke body mixer, hanya jack output pada blok master yg boleh terhubung kebody mixer. Bisa juga karena tdk adanya blok master output, sehingga kabel yg panjang dan rumit seperti kabel yg mengambang krn R yg terhubung nilainya terlalu tinggi. Suara dengung juga bisa timbul dari induksi magnetik trafo yg merambat melalui body mixer bila kwalitas trafo kurang baik. Dengan memberi pelapis tripleks/karet tipis/formika dibawah trafo bisa mencegah induksi tsb. Kadang induksi bisa terjadi karena trafo yg kurang baik memancarkan medan magnet langsung dari lilitan kedaerah sekitarnya, pabrik ss pro biasanya melindungi bagian luar lilitan trafo dengan plat tembaga tipis yg dihubungkan kebody mixer.
3. Modifikasi bagian input mixer dari mas [url="../../user/17887-zia/"]zia[/url] layak dicoba karena R seri yg kecil nilainya dibagian input lebih selaras dengan impedansi Mic yg banyak digunakan saat ini yaitu antara 150~600 ohm, biaya dan usaha modifikasi tidak terlalu berat. Rangkaian dari mas Zia pasti akan lebih stabil dan rendah noise. Mic impedansi 50K ohm seperti pada mic TOA jadul sudah langka, sedangkan rangkaian asli input mixer mas [url="../../user/18308-harry-didik/"]harry_didik[/url] lebih cocok untuk mic TOA jadul tsb dan biasanya kabel mic tidak boleh terlalu panjang, juga potensio dibagian input yg nilainya besar 100K itu memudahkan gangguan ikut masuk melalui potensio tsb.
Semoga jawaban saya bisa membantu untuk penyempurnaan mixer mas [url="../../user/18308-harry-didik/"]harry_didik[/url] agar lebih stabil dan jauh dari dengung.
