14-10-2010, 02:32 AM
Menurut saya peredam diruangan tak ada hubungan dengan suara seperti echo, mungkin kesalahan hanya pada aliran sinyal suara dari mic dan amply gitar yg dikirim ke mixer balik lagi ke speaker monitor didalam studio.
Sebaiknya semua aliran suara dari studio ke mixer, cukup MIC vocal penyanyi saja yg dikirim balik kestudio, sedangkan suara yg lain gitar/keyboard/drum jangan dikirim kemonitor diruang studio. Gabungan sinyal keseluruhan alat musik hanya untuk keperluan rekaman demo live saja.
Gunakan aux dari kanal Mic vocal untuk mengirim sinyal suara ke Graphic EQ 31band lalu kepower amply kemudian ke speaker vocal monitor didalam studio. Penggunaan Graphic EQ 31band sangat penting agar level vocal didalam studio bisa mengimbangi kerasnya suara alat musik didalam studio tanpa timbul suara feedback (gaung akibat umpan balik). Kalau dana masih cukup, akan lebih mudah bila GEQ diganti dengan DBX Drive Rack PA, krn sudah ada GEQ, Compressor, limiter, anti feedback, PEQ, Cross-Over dan real rime analyzer (sarana penyetelan GEQ secara automatis dengan menggunakan bantuan condenser mic).
Sedikit catatan, penggunaan bahan glasswool dan rockwool saat ini sudah dianggap sangat berbahaya untuk kesehatan paru2, dapat mengakibatkan kanker paru2. Di Horison Hotel Ancol (Spec Music Lounge thn 1990an) saya perhatikan disana menggunakan bahan seperti bahan penghapus papan tulis, dilapis dengan ijuk, kemudian ditutup dengan belahan bambu kuning pada bagian luarnya. Tampak lebih tradisonal dan murah. Studio yg pernah saya kerjakan thn 2000 di Cp.Putih Jkt Pst peredam menggunakan kain sisa potongan tukang jahit (majun) cukup baik, tetapi harus hati2 terhadap bahaya api. Jangan gunakan triplex, krn suara getarannya mengganggu, lebih baik gunakan hardboard/MDF/acoustic. Untuk lapisan luar dari kain ateja sudah bagus untuk estetika.
Sebaiknya semua aliran suara dari studio ke mixer, cukup MIC vocal penyanyi saja yg dikirim balik kestudio, sedangkan suara yg lain gitar/keyboard/drum jangan dikirim kemonitor diruang studio. Gabungan sinyal keseluruhan alat musik hanya untuk keperluan rekaman demo live saja.
Gunakan aux dari kanal Mic vocal untuk mengirim sinyal suara ke Graphic EQ 31band lalu kepower amply kemudian ke speaker vocal monitor didalam studio. Penggunaan Graphic EQ 31band sangat penting agar level vocal didalam studio bisa mengimbangi kerasnya suara alat musik didalam studio tanpa timbul suara feedback (gaung akibat umpan balik). Kalau dana masih cukup, akan lebih mudah bila GEQ diganti dengan DBX Drive Rack PA, krn sudah ada GEQ, Compressor, limiter, anti feedback, PEQ, Cross-Over dan real rime analyzer (sarana penyetelan GEQ secara automatis dengan menggunakan bantuan condenser mic).
Sedikit catatan, penggunaan bahan glasswool dan rockwool saat ini sudah dianggap sangat berbahaya untuk kesehatan paru2, dapat mengakibatkan kanker paru2. Di Horison Hotel Ancol (Spec Music Lounge thn 1990an) saya perhatikan disana menggunakan bahan seperti bahan penghapus papan tulis, dilapis dengan ijuk, kemudian ditutup dengan belahan bambu kuning pada bagian luarnya. Tampak lebih tradisonal dan murah. Studio yg pernah saya kerjakan thn 2000 di Cp.Putih Jkt Pst peredam menggunakan kain sisa potongan tukang jahit (majun) cukup baik, tetapi harus hati2 terhadap bahaya api. Jangan gunakan triplex, krn suara getarannya mengganggu, lebih baik gunakan hardboard/MDF/acoustic. Untuk lapisan luar dari kain ateja sudah bagus untuk estetika.
