01-09-2010, 01:37 PM
(This post was last modified: 23-05-2012, 09:11 PM by Ant On Baruna.)
Manap Ginting Wrote:kebetulan saya di kasi ama tmn compressornya. jd ke pingin tau ap bisa di gabung di sound saya... gitu lo pak indra
ooo.... ia nie pak indra... mmg blm ada photonya... maklum bru pemula jd blm tau cara upload fhotonya...hehehe
indra_co_maniz Wrote:hee...
anda harus tahu dul fungsi dan cara kerjanya, kalau tidak tahu sebaiknya tidak perlu dipasang dan alat ini merupakan alat variable tidak ada ketentuan tetapnya, tapi ada batasnya...
Emir Widya Wrote:japrak Wrote:bang kalo dipasang utk DJ bagus ga ya bang kira2x?
karena kan DJ suka gonta ganti CD terkadang CD mereka ga stabil suaranya.jd maksud saya mau saya pasang dari out mix DJ --> comp --> input channel main mix.
Ingat kalau DJ, saya jadi ingat cara mereka memix lagu dan kebiasaan mereka. Entah siapa yang memulai kebiasaan mereka memutar gain hingga meter input berwarna merah dan hampir overload. Kalau sudah overload di mixer DJ, compressor pun akan percuma dan malah menjebolkan speaker.
nanung Wrote:AKu juga pakai compreesor mdx 4600. Tak pakai malah suara jadi kacau. Karena memang aku bego cara settingnya. Jadi saya lepas saja semuanya. Malah jadi ribet terus.
Prastiyo Wrote:@mas EMir: dikompres pun percuma, malah bikin speaker jebol.
apa karena sinyal yg masuk sudah rusak mas? yang seperti pernah mas EMir posting bahwa sinyal yang gunungnya terpangkas rata dan terkirim sampai ke speaker akan merusak speaker.
Emir Widya Wrote:Betul Mas, seharusnya sinyal itu dalam bentuk sinus (gunung dan lembah) tetapi kalau sudah kena limiter akan menjadi kotak, bukan gunung dan lembah, tapi seperti dak beton saja. Ini kalau sampai ke speaker, akan menjebolkan speaker. Nah DJ biasanya tidak punya ilmu ini.
Prastiyo Wrote:Lha berarti keuntungan pemakaian limiter apa mas?
Emir Widya Wrote:Limiter itukan pembatas Mas, selama pembatas tidak kita gunakan berlebihan tidak masalah. Mas Tulus harus ingat, ini bukan terjadi pada limiter saja, tetapi juga pada saat clipping. Kalau clip sesudah mixer kita masih bisa kita atasi, bagaimana kalau clip pada saat menyetel gain input?
indra_co_maniz Wrote:[quote author]Betul Mas, seharusnya sinyal itu dalam bentuk sinus (gunung dan lembah) tetapi kalau sudah kena limiter akan menjadi kotak, bukan gunung dan lembah, tapi seperti dak beton saja.
:P sinus wave jadi square wave kang,...
kalau dak beton nanti ada perhitungan tegangan geser, momen dan jepit perletakan.[/quote]
Emir Widya Wrote:Bingung ngejelasinnya Mas..
indra_co_maniz Wrote:emang iya kang, mungkin pakai gambar aja kali yah ?
pakde Wrote:lha pak Emir bingung? belum pernah pakai alat ini. pesan bang Ihutm drive sewajarnya kalau penyanyinya ngotot pakai mic asli.
Emir Widya Wrote:Bukan Pakde, saya binging menjelaskan apa itu square wave Pakde.
indra_co_maniz Wrote:bentuknya gelombang kotak, suaranya gelombang tumpul :D
YUDHA BCS Wrote:indra_co_maniz Wrote:bentuknya gelombang kotak, suaranya gelombang tumpul :D
apanya yang tumpul bang indra????
pakde Wrote:Saya yang belum pernah pakai alat ini pak Emir. Suara pas sinyal terpotong maka akan terbaca tegangan DC dengan waktu / T sekian second. maka suara jadi brek-brek lanjut hanguslah spoel speaker. teori El das masa kuliah, wus lali
Emir Widya Wrote:Ooo gitu Mas, benar juga Mas, jadi DC keluar dari sinyal seperti itu?
pakde Wrote:menurut saya seperti itu Pak Emir, kalau sinyal yang dikeluarkan square atau terpotong terus maka conus speaker hanya maju terus berhenti mundur terus berhenti selaras dengan gunung dan lembah yang terpotong, suara jadi brek-brek kan jadi panas spoelnya padahal level tegangan hampir sama dengan tegangan catu. betul ndak Pak Emir ? kalau analisa saya salah mohon dibenarkan. Tapi enaknya pakai gambar memang tapi maaf saya online pakai HP.
Emir Widya Wrote:Itu betul Pak De, iya ya selaras dengan gerakan squre wave nya ya. Saya sendiri sampai tidak berpikir demikian Mas, dan satu lagi Mas, itu speaker diberi suara demikian dalam kondisi full power lagi Mas. Tentu saja gerakan tersebut menjadi sangat ekstrim Mas.
Tewel Wrote:kalo limiternya sebelum equalizer DC-nya bisa ilang..
pakde Wrote:memang pemasangan alat ini yang baik pada menu INSERT pada mixer.
Maaf lama gak aktif
