01-09-2010, 04:59 PM
Secara sederhana, box speaker berbentuk kubus. Untuk 18", maka boxnya adalah kubus dengan panjang sisi-sisinya sekitar 55- 60 cm. Dengan ukuran ini maka box speaker sudah layak jika ditinjau dari segi ukuran. Box kubus tersebut bisa dikombinasikan dengan sebuah atau beberapa lobang yang dinamakan port. Sebenarnya tiap jenis speaker membutuhkan ukuran port yang berbeda-beda. Perbedaan yang paling kentara antara box dengan port dan box tanpa port adalah untuk menghasilkan suara dengan kekerasan yang sama, box tanpa port membutuhkan power amplifier dengan kekuatan yang lebih besar. Agar didapatkan suara yang tidak cacat maka dibutuhkan pula kualitas speaker yang lebih baik.
Apa yang terjadi jika ukuran box kubus tersebut diperkecil...?
Yang terjadi tentu penurunan repro nada rendah secara signifikan. Untuk mempertahankan nada rendah bisa direpro dengan baik maka diperlukan daya power amplifier yang lebih besar lagi dan kualitas speaker yang jauh lebih baik lagi.
Jika Mas Emir mengatakan bahwa box ini nada rendahnya kalah dengan SB 1000, gambar dibawah ini mungkin bisa menjelaskan
![[Image: NewSelenium.jpg]](http://i831.photobucket.com/albums/zz232/Soundreality/NewSelenium.jpg)
Bidang yang saya arsir, minimal harus lebih luas dari bidang dengan garis warna merah agar tercapai volume box yang memenuhi syarat. Karena disain aslinya seperti itu maka ada 2 jalan yang bisa ditempuh. Pertama, merubah semua ukuran box dan kedua, memilih speaker yang jauh lebih baik dengan power yang jauh lebih besar.
Mengapa pabrikan besar seperti Silenium membuat disain seperti itu...? Tentu untuk memperoleh jangkauan suara yang jauh. Tetapi silenium tidak ditujukan untuk pasar Indonesia yang umumnya menggunakan speaker murah dan power yang kecil.
Perkiraan saya, untuk menyamai SB 1000 yang menggunakan speaker ACR fabolus, Anda harus menggunakan speaker dengan harga sekitar dua bahkan tiga kali lipatnya. Dan tentunya power amplifiernya harus berlipat pula dayanya. Sungguh tidak efisien jika ditinjau dari segi biaya. Masih jauh lebih masuk akal merubah disain boxnya, atau menggunakan box dengan disain yang lain. Nanti kalo ada Zee-zee atau Mas Emir biar ditambahkan.
Apa yang terjadi jika ukuran box kubus tersebut diperkecil...?
Yang terjadi tentu penurunan repro nada rendah secara signifikan. Untuk mempertahankan nada rendah bisa direpro dengan baik maka diperlukan daya power amplifier yang lebih besar lagi dan kualitas speaker yang jauh lebih baik lagi.
Jika Mas Emir mengatakan bahwa box ini nada rendahnya kalah dengan SB 1000, gambar dibawah ini mungkin bisa menjelaskan
![[Image: NewSelenium.jpg]](http://i831.photobucket.com/albums/zz232/Soundreality/NewSelenium.jpg)
Bidang yang saya arsir, minimal harus lebih luas dari bidang dengan garis warna merah agar tercapai volume box yang memenuhi syarat. Karena disain aslinya seperti itu maka ada 2 jalan yang bisa ditempuh. Pertama, merubah semua ukuran box dan kedua, memilih speaker yang jauh lebih baik dengan power yang jauh lebih besar.
Mengapa pabrikan besar seperti Silenium membuat disain seperti itu...? Tentu untuk memperoleh jangkauan suara yang jauh. Tetapi silenium tidak ditujukan untuk pasar Indonesia yang umumnya menggunakan speaker murah dan power yang kecil.
Perkiraan saya, untuk menyamai SB 1000 yang menggunakan speaker ACR fabolus, Anda harus menggunakan speaker dengan harga sekitar dua bahkan tiga kali lipatnya. Dan tentunya power amplifiernya harus berlipat pula dayanya. Sungguh tidak efisien jika ditinjau dari segi biaya. Masih jauh lebih masuk akal merubah disain boxnya, atau menggunakan box dengan disain yang lain. Nanti kalo ada Zee-zee atau Mas Emir biar ditambahkan.
