21-10-2010, 11:58 AM
Sekarang kita akan konsentrasi ke VARIABLE COST, yaitu menghitung, kira-kira-berapa harga sewa peralatan kita....
Baik, kita mulai .... ini hitung-hitungan lagi ya......
1. INVESTASI AWAL : masukkan semua nilai harga investasi awal... sederhananya paket yg paling kecil, total investasinya berapa? misalnya mixer, 3 mic, kibord, equalizer, 23 ampli dan 6 loudspeaker adalah Rp. 45.000.000.
2. INVESTASI BERJALAN : Kira2 dalam 2 tahun kita akan beli apa lagi, atau tukar tambah..... masukkan komponennya disini. Misalnya akan nambah 2 power, 2 sub, cross over, men-cat box speaker dlsb selama 2 tahun kira2 Rp. 20 juta.
3. Biaya maintenance : Kira2 untuk sekali main atau berapa bisa kita sisihkan untuk biaya maintenance? misalnya Rp. 80.000,- (artinya kalau 4 x main, beli kabel, konektor atau service ampli senilai rp.300.000 masih wajar.
Nah, yg sulit adalah.... BERAPA KALI MAIN, kita mengharapkan BREAK EVEN POINT (BEP)? BALIK MODAL? Jadi bukan berapa tahun...karena bukan kita yg menentukan order, tapi PASAR dan PERSAINGAN.......
Misalnya kita hitung utk 100 x main harus break even (kira2 sama dengan 2 tahun kalu tiap minggu ada tanggapan)....
maka harga sewa dari contoh diatas adalah;
(INVEST AWAL+INVEST BERJALAN) bagi 100 ditambah BIAYA MAINTENANCE ;;;;;
(Rp.45 juta+20 juta) bagi 100 tambah Rp.80.000 =Rp. 650.000 + Rp.80.000 = Rp.730.000,-
Kalau mau angkanya lebih kecil, sesuaikan saja harga invest dan angka berapa kali main baru BEP?
:) :) :)
Baik, kita mulai .... ini hitung-hitungan lagi ya......
1. INVESTASI AWAL : masukkan semua nilai harga investasi awal... sederhananya paket yg paling kecil, total investasinya berapa? misalnya mixer, 3 mic, kibord, equalizer, 23 ampli dan 6 loudspeaker adalah Rp. 45.000.000.
2. INVESTASI BERJALAN : Kira2 dalam 2 tahun kita akan beli apa lagi, atau tukar tambah..... masukkan komponennya disini. Misalnya akan nambah 2 power, 2 sub, cross over, men-cat box speaker dlsb selama 2 tahun kira2 Rp. 20 juta.
3. Biaya maintenance : Kira2 untuk sekali main atau berapa bisa kita sisihkan untuk biaya maintenance? misalnya Rp. 80.000,- (artinya kalau 4 x main, beli kabel, konektor atau service ampli senilai rp.300.000 masih wajar.
Nah, yg sulit adalah.... BERAPA KALI MAIN, kita mengharapkan BREAK EVEN POINT (BEP)? BALIK MODAL? Jadi bukan berapa tahun...karena bukan kita yg menentukan order, tapi PASAR dan PERSAINGAN.......
Misalnya kita hitung utk 100 x main harus break even (kira2 sama dengan 2 tahun kalu tiap minggu ada tanggapan)....
maka harga sewa dari contoh diatas adalah;
(INVEST AWAL+INVEST BERJALAN) bagi 100 ditambah BIAYA MAINTENANCE ;;;;;
(Rp.45 juta+20 juta) bagi 100 tambah Rp.80.000 =Rp. 650.000 + Rp.80.000 = Rp.730.000,-
Kalau mau angkanya lebih kecil, sesuaikan saja harga invest dan angka berapa kali main baru BEP?
:) :) :)
