24-04-2012, 02:34 PM
Untuk mencoba, 3 komponen saja dulu (C 3.3 uF, 18 uF dan koil/induktor 0.39 mH), tdk usah pakai R. Fungsi R kan untuk menurunkan sensitifitas tweeter supaya seimbang dengan mid/woofer/full range.
Gambarnya sbb:
In + ---------- C 3.3 uF ------------------ C 18 uF ----------------- + tweeter
####################--- ^
####################--- |
Koil 0.39 mH 1 mm (ada di Glodok/toko komponen yg lengkap)
####################--- |
####################--- V
In - ----------------------------------------------------------------------- - tweeter
18 db mestinya cukup.
Kalau cuma C saja, 6 db,jelas kurang apalagi kalau nilai uF terlalu besar.
Yang aman, potong di atas 10 Khz (4x fs). Utk 8 Ohm, pakai 1 uF MKP (jangan elco polar).
Atau bisa jadi krn ada arus balik / osilasi frek tinggi. Kalau iya, ini butuh zobel sbg obatnya. Zobel di PA kaang belum cukup krn ada faktor kabel dan ada C sebelum tweeter. Harus kasih zobel lagi langsung di terminal tweeter.
Apalagi tweeter itu kan isinya koil, ada unsur L. Otomatis, semakin tinggi frek, impedansi jadi semakin besar (misal tweeter teukur 8 Ohm, itu di frek berapa dulu, biasanya di frek bawah, 2 atau 4 K. Semakin ke atas, impedansi menaik bisa 2-4 kali lipat.
Yg parah, tweeter punya fs. Pada frekuensi = fs, impedansi jauh di atas nominal (bisa 4x lipat), jadi seolah fungsi C sbg pembatas (HPF) hilang, makanya low frek bisa tembus dan merusak tweeter di frk tsb.
Zobel itu seri R dan C.
Gambarnya sbb:
In + ---------- C 3.3 uF ------------------ C 18 uF ----------------- + tweeter
####################--- ^
####################--- |
Koil 0.39 mH 1 mm (ada di Glodok/toko komponen yg lengkap)
####################--- |
####################--- V
In - ----------------------------------------------------------------------- - tweeter
18 db mestinya cukup.
Kalau cuma C saja, 6 db,jelas kurang apalagi kalau nilai uF terlalu besar.
Yang aman, potong di atas 10 Khz (4x fs). Utk 8 Ohm, pakai 1 uF MKP (jangan elco polar).
Atau bisa jadi krn ada arus balik / osilasi frek tinggi. Kalau iya, ini butuh zobel sbg obatnya. Zobel di PA kaang belum cukup krn ada faktor kabel dan ada C sebelum tweeter. Harus kasih zobel lagi langsung di terminal tweeter.
Apalagi tweeter itu kan isinya koil, ada unsur L. Otomatis, semakin tinggi frek, impedansi jadi semakin besar (misal tweeter teukur 8 Ohm, itu di frek berapa dulu, biasanya di frek bawah, 2 atau 4 K. Semakin ke atas, impedansi menaik bisa 2-4 kali lipat.
Yg parah, tweeter punya fs. Pada frekuensi = fs, impedansi jauh di atas nominal (bisa 4x lipat), jadi seolah fungsi C sbg pembatas (HPF) hilang, makanya low frek bisa tembus dan merusak tweeter di frk tsb.
Zobel itu seri R dan C.
