(23-05-2012, 04:08 PM)icm Wrote: nanya, ditanya =))
Walah.. saya pikir tadi Pak Indra pemanasan mau bagi informasi.... hehehe... jadi salah paham saya.....
Kalau menurut saya DC offset terjadi kebanyakan pada sistem push pull amplifier, dimana terjadi penguatan bergantian antara bagian sinyal negatif dan positif menggunakan transistor / FET yang komplementari (NPN, N channel dan PNP, P channel). Pada keadaan ideal, bila dimasukkan sinyal sinus ke ampli, maka bentuk sinyal keluaran akan sama persis dengan sinyal masukan dimana Vout max+ = -Vout max-, nilai rata2 dari DC nya akan menjadi 0V. Pada sistem amplifier push pull di dunia nyata, tidak akan ada sistem yang benar2 sempurna. Pengutan dan nilai dari komponen pasti ada toleransi. Dari toleransi inilah maka hasil penguatan antara bagian positif dan negatif akan terjadi perbedaan nilai (Vout max+ <> Vout max-). Jadi nilai rata2 DC nya tidak akan 0V lg... bisa + bisa juga -.
Kemungkina lain karena adanya kebocoran arus pada komponen yang dipakai baik karena toleransi dari komponen atau ada kerusakan pada komponen sehingga ada arus DC yang masuk ke output.
Ini kalau menurut interpretasi saya, kalau salah mohon diluruskan.
Salam
