Semangat kang mas..... Saya coba memberikan definisi sederhana menurut saya. Sistem TEF bertujuan untuk digunakan pada beban berat. Maka dengan sistem TEF ini, PA mampu untuk beban (load) hingga 2 ohm. Lalu berapa watt output nya?
Untuk menghasilkan watt yg besar, sudah pasti Suply nya harus besar tegangan dan arus nya (VA nya). Jika masih menggunakan kit standard H900 lalu kita ingin memberikan suply 20 Amper 122 Volt misalnya, maka bisa di pastikan tr final hanya 4 set tidak mampu menahan besarnya tegangan yang masuk. Untuk itukah di buat sustem TEF dengan banyak TR final agar jika menggunakan tegangan dan arus yg besar, kit nya dapat menerima dengan baik.
Dan perlu di ingat juga, besarnya watt yg dihasilkan bukan dari TEF atau bukan TEF, melainkan suply nya (PSU). Perlu di pahami agar kita benar2 tau apa tujuan membuat rangkaian TEF
[/quote]
apa bener kang... jika pa ini bekerja penuh...dari system switching, ir dan mosfet , bekerja scara auto . untuk membekup arus dcnya.....
iya kang..r nya sudah tak lepas tadi keliru....sudah 22 ohm.
Untuk menghasilkan watt yg besar, sudah pasti Suply nya harus besar tegangan dan arus nya (VA nya). Jika masih menggunakan kit standard H900 lalu kita ingin memberikan suply 20 Amper 122 Volt misalnya, maka bisa di pastikan tr final hanya 4 set tidak mampu menahan besarnya tegangan yang masuk. Untuk itukah di buat sustem TEF dengan banyak TR final agar jika menggunakan tegangan dan arus yg besar, kit nya dapat menerima dengan baik.
Dan perlu di ingat juga, besarnya watt yg dihasilkan bukan dari TEF atau bukan TEF, melainkan suply nya (PSU). Perlu di pahami agar kita benar2 tau apa tujuan membuat rangkaian TEF
[/quote]
apa bener kang... jika pa ini bekerja penuh...dari system switching, ir dan mosfet , bekerja scara auto . untuk membekup arus dcnya.....
iya kang..r nya sudah tak lepas tadi keliru....sudah 22 ohm.
