15-10-2012, 12:06 PM
(15-10-2012, 11:38 AM)joepak Wrote: Bagaimana dengan source dari laptop opa Teguh? Apakah setelah dihidupkan, output dcnya aman? Soalnya aku pake source dari laptop ni. hehe... Dan kalo aku kecilin volume laptop sampe abis, biasanya bunyi "tek" gitu. apakah itu arus DC?
Terima kasih mas @dhanny atas penjelasannya.. :bd
Berarti Rf bersama Ri itu menentukan gain dengan hitungan:
-non-inverting gain = (Rf+Rg)/Rg .... kalau Rf = 20K dan Rg = 1K, maka gain = (20K+1K)/1K = 21x ....
-inverting, gain = -Rf/Ri .... sama saja, kalau Rf = 20K dan Rg = 1K, maka gain = -20K/1K = -20x ..... minus karena inverting, jadi polaritas speaker harus dibalik ..
Boleh nambahin dikit, tapi mohon dikoreksi ya.. :-D
Di datasheet ada tertulis bahwa chip ini bisa beroperasi dengan stabil dengan gain minimal 10x. Gain 20x ini umum digunakan. Kalau chip ini bakal dioperasikan dengan unit pre-amplifier, gainnya bisa diturunkan hingga ke kisaran 18x. Kalau dioperasikan tunggal tanpa pre-amp, gain 20x sudah cukup, atau 22x, atau bahkan sekitar 32x. (copy paste dari satu sumber)
Nah sekarang, berapa besaran gain yang harus dipilih, dan bagaimana cara memilihnya?
Mantap ni, makin lama makin terjawab semua.. :bd
===========
Oya, kmaren liat2 kok ada caps kaya gini. apakah cap ini bagus untuk audio? Jenisnya pio bukan ni ya?
http://imageshack.us/a/img191/7947/caps2r.jpg
sama-sama, Mas Joepak .....
nah, untuk besaran gain yang paling "cocok", sulit untuk dikatakan, karena ke-"cocok"-an tiap orang berbeda-beda, karena tergantung matching dengan sistem lainnya ..... monggo dicoba-coba sendiri, Mas .....
