14-11-2012, 11:48 AM
Ya memang saya memakai rumus itu.
Jadi cara menghitung power output PA secara sederhana adalah
P=V*V/R dimana V adalah tegangan AC rms pada output. R adalah resistansi pada speaker.
Cara mudahnya adalah ukur saja tegangan AC pada terminal keluaran PA memakai voltmeter jarum biasa.
Tetapi kalo masih skematik, asumsikan tegangan keluaran max adalah sekitar 85% dari V catudaya. Ini dibatasi lagi oleh SOA dari tr final. Jadi lihat arus max pulse repetitive 100ms (wilayah aman).
Kalo masih sedikit nekat, bolehlah tr dioperasikan naik wilayah 'remang2' antara repetitive dan non repetitive.
Tetapi jangan sekali2 masuk ke wilayah non repetitiv, atau tr akan amblas dengan percuma...
Jadi cara menghitung power output PA secara sederhana adalah
P=V*V/R dimana V adalah tegangan AC rms pada output. R adalah resistansi pada speaker.
Cara mudahnya adalah ukur saja tegangan AC pada terminal keluaran PA memakai voltmeter jarum biasa.
Tetapi kalo masih skematik, asumsikan tegangan keluaran max adalah sekitar 85% dari V catudaya. Ini dibatasi lagi oleh SOA dari tr final. Jadi lihat arus max pulse repetitive 100ms (wilayah aman).
Kalo masih sedikit nekat, bolehlah tr dioperasikan naik wilayah 'remang2' antara repetitive dan non repetitive.
Tetapi jangan sekali2 masuk ke wilayah non repetitiv, atau tr akan amblas dengan percuma...
