11-12-2012, 01:45 PM
Update:
---- kutipan (dicopy / paste dari Petunjuk Penerapan Matrik 1.4) ---
Skematik diagram versi asli dispesifikasikan untuk membangun penguat daya audio dengan
lebar frekuensi penguatan 20 Hz ~ 20 kHz.
Lebar frekuensi penguatan ini ditentukan oleh C102 dan
C103; tanggapan frekuensi rendah ditentukan C102,
tanggapan frekuensi tinggi ditentukan C103.
Mengubah lebar frekuensi penguat yang Anda bangun yaitu dengan mengubah C102 dan C103.
Penting:
- Lebar frekuensi tertinggi maksimum adalah 65 kHz. Penguat dapat mengalami "disintegrasi" jika
lebar frekuensi tertinggi keluar pada nilai maksimum yang diijinkan.
- Temperatur transistor daya dapat melonjak pada nilai signifikan apabila bekerja pada frekuensi
penguatan diatas 1.4 x 20 kHz (atau > 28 kHz).
- Lebar frekuensi minimum yang dianjurkan adalah 84 Hz sesuai dengan standar frekuensi pita
rekaman studio.
- Menaikan lebar frekuensi tinggi hanya dengan mengurangi nilai C103, bukan dengan meniadakan
nilai C103. Meniadakan nilai C103 dapat menyebabkan disintegrasi.
- Menurunkan nilai tanggapan frekuensi terendah bukan dengan meniadakan C102 atau
mengatikannya dengan "jumper", tetapi hanya dengan memperbesar nilai C102.
---akhir kutipan---
Bagi saya jawabannya sudah ketemu, kenapa hasil square wave 1v 20khz menghasilkan grafik square tidak mulus.
ini dia jawabannya:
desain matrik 1.4 dirancang hanya pada lebar frekuensi 20-20khz
lebar frekuensi maksimum yg dibolehkan hanya 65khz (kalau tidak akan terjadi disintegrasi)
dari yg saya baca grafik square wave berhubungan dengan lebar frekuensi (bandwidth (BW). Jika BW besar maka
kurva akan mulus begitu juga sebaliknya.
saya sudah coba simulasi square wave 1V 1khz hasilnya spt ini:
---- kutipan (dicopy / paste dari Petunjuk Penerapan Matrik 1.4) ---
Skematik diagram versi asli dispesifikasikan untuk membangun penguat daya audio dengan
lebar frekuensi penguatan 20 Hz ~ 20 kHz.
Lebar frekuensi penguatan ini ditentukan oleh C102 dan
C103; tanggapan frekuensi rendah ditentukan C102,
tanggapan frekuensi tinggi ditentukan C103.
Mengubah lebar frekuensi penguat yang Anda bangun yaitu dengan mengubah C102 dan C103.
Penting:
- Lebar frekuensi tertinggi maksimum adalah 65 kHz. Penguat dapat mengalami "disintegrasi" jika
lebar frekuensi tertinggi keluar pada nilai maksimum yang diijinkan.
- Temperatur transistor daya dapat melonjak pada nilai signifikan apabila bekerja pada frekuensi
penguatan diatas 1.4 x 20 kHz (atau > 28 kHz).
- Lebar frekuensi minimum yang dianjurkan adalah 84 Hz sesuai dengan standar frekuensi pita
rekaman studio.
- Menaikan lebar frekuensi tinggi hanya dengan mengurangi nilai C103, bukan dengan meniadakan
nilai C103. Meniadakan nilai C103 dapat menyebabkan disintegrasi.
- Menurunkan nilai tanggapan frekuensi terendah bukan dengan meniadakan C102 atau
mengatikannya dengan "jumper", tetapi hanya dengan memperbesar nilai C102.
---akhir kutipan---
Bagi saya jawabannya sudah ketemu, kenapa hasil square wave 1v 20khz menghasilkan grafik square tidak mulus.
ini dia jawabannya:
desain matrik 1.4 dirancang hanya pada lebar frekuensi 20-20khz
lebar frekuensi maksimum yg dibolehkan hanya 65khz (kalau tidak akan terjadi disintegrasi)
dari yg saya baca grafik square wave berhubungan dengan lebar frekuensi (bandwidth (BW). Jika BW besar maka
kurva akan mulus begitu juga sebaliknya.
saya sudah coba simulasi square wave 1V 1khz hasilnya spt ini:
