weh dah ada fotonya.... Mau berbagi sedikit pengalaman bikin bikin class D.
saya sudah membuat 3 tipe class D.., LM311 + IR2110 + IRFP250N (UCD), TL074 + IR2110 + IRFP250N (Non UCD) , dan Switching Amp class D200W,TL074+Nchannel+PChannel dari berbagai tipe mosfet.
Semua dari forum DiyAudio.*om, dari design netter Manojtm.
1. Type UCD paling sederhana. performa di Low cukup bagus, tapi jangan harap di high. PWM dibatasi sekitar 120 Khz saja. ketika coba naikan, noise tidak teratasi.
2. Tipe NOn UCD Low lebih deep dari UCD, minim noise sampai PWM 250 Khz, sedikit di 300 an Khz, coba naikan lagi, mosfet tewas. IRFP250N kepanasan. untung pake protektor, sehingga speaker selamat. masih cukup baik di high. TL 074 sering sekali tidak cukup bagus..., memberikan dc offest yang berbeda2 tiap ganti IC TL074. menaikan voltase harus disertai dengan menghitung kembali nilai beberapa resistor agar memberikan nilai ampere yang tepat pada IC, gain dan AUX supply. aux supply referensinya adalah -V, bukan ground.
3. Switching amp. 200W/4 ohm, memberikan hasil yang sangat Hifi jika bisa menemukan Mosfet N dan P yang match Qg, Ciss dan Rdson. IC TL074 juga jadi kendala. desain standar 250 an KHz Ct 820pf, +-45VDC. coba naikan PWM dengan ganti CT 680pf, aman dan ada peningkatan di high. naikan lagi CT560pf, peningkatan signifikan, tapi ada sedikit noise, input kabel harus di isolasi dari PWM.., naikan lagi CT471pf mosfet P channel langsung terbakar dan speaker langung tewas. mungkin Mosfet ga mampu. atau mungkin ada short, tapi saya belum cek lagi.
4. Klo buat luar gunakan untuk Low, UCD dan Non UCD, klo untuk rumah saya lebih cocok dengan D200watt.
5. cepat bikin jangan di baca saja.
saya sudah membuat 3 tipe class D.., LM311 + IR2110 + IRFP250N (UCD), TL074 + IR2110 + IRFP250N (Non UCD) , dan Switching Amp class D200W,TL074+Nchannel+PChannel dari berbagai tipe mosfet.
Semua dari forum DiyAudio.*om, dari design netter Manojtm.
1. Type UCD paling sederhana. performa di Low cukup bagus, tapi jangan harap di high. PWM dibatasi sekitar 120 Khz saja. ketika coba naikan, noise tidak teratasi.
2. Tipe NOn UCD Low lebih deep dari UCD, minim noise sampai PWM 250 Khz, sedikit di 300 an Khz, coba naikan lagi, mosfet tewas. IRFP250N kepanasan. untung pake protektor, sehingga speaker selamat. masih cukup baik di high. TL 074 sering sekali tidak cukup bagus..., memberikan dc offest yang berbeda2 tiap ganti IC TL074. menaikan voltase harus disertai dengan menghitung kembali nilai beberapa resistor agar memberikan nilai ampere yang tepat pada IC, gain dan AUX supply. aux supply referensinya adalah -V, bukan ground.
3. Switching amp. 200W/4 ohm, memberikan hasil yang sangat Hifi jika bisa menemukan Mosfet N dan P yang match Qg, Ciss dan Rdson. IC TL074 juga jadi kendala. desain standar 250 an KHz Ct 820pf, +-45VDC. coba naikan PWM dengan ganti CT 680pf, aman dan ada peningkatan di high. naikan lagi CT560pf, peningkatan signifikan, tapi ada sedikit noise, input kabel harus di isolasi dari PWM.., naikan lagi CT471pf mosfet P channel langsung terbakar dan speaker langung tewas. mungkin Mosfet ga mampu. atau mungkin ada short, tapi saya belum cek lagi.
4. Klo buat luar gunakan untuk Low, UCD dan Non UCD, klo untuk rumah saya lebih cocok dengan D200watt.
5. cepat bikin jangan di baca saja.
