25-05-2013, 12:34 PM
riset sekitar tahun 80 an kalalu tidak salah dimana kendaraan dibuat sekokoh mungkin (umumnya mobil eropa) terhadap benturan dari beberapa kasus mobil utuh tetapi penunmpang berlayar ke alam baka, karena efek benturan saling terpental
kemudian peluang itu dimanfaatkan pabrikan jepang yang mendisain efek benturan diserap/diredam oleh body (saling ringsek) dalam beberapa kasus mobil rusak berat tetapi penumpang selamat
dari pilihan mobil utuh penumpang mati atau mobil rusak penumpang selamat maka dipilih opsi menyelawatkan nyawa, karena konsep itulah pabrikan jepang kemudian mendunia,
percikan api dari aki ketika ketika terjadi konsleting bagian kelistrikan mampu menyulut uap bensin menjadi ledakan di tangki bensin tetapi tidak serta merta meledakkan mobil secara keseluruhan
kemudian peluang itu dimanfaatkan pabrikan jepang yang mendisain efek benturan diserap/diredam oleh body (saling ringsek) dalam beberapa kasus mobil rusak berat tetapi penumpang selamat
dari pilihan mobil utuh penumpang mati atau mobil rusak penumpang selamat maka dipilih opsi menyelawatkan nyawa, karena konsep itulah pabrikan jepang kemudian mendunia,
percikan api dari aki ketika ketika terjadi konsleting bagian kelistrikan mampu menyulut uap bensin menjadi ledakan di tangki bensin tetapi tidak serta merta meledakkan mobil secara keseluruhan
