22-10-2013, 02:33 PM
(21-10-2013, 06:05 PM)garindo Wrote: sekedar saran saja,...
kalau utk main2 audio,..menurutku sangat tidak disarankan memakai TR BD,...yg dipasaran..
Kecuai dpt jenis BD Asli,..(philips) biasanya warna abu2...
TR BD hitam yg dipasaran sangat rapuh,..pdhal dioperasikan di daerah SOAnya vcc=30-40 VDC,..eh rusak juga..
padahal tdk panas,..suara juga normal bening,..tapi ujug2/tiba2/sekonyong2 duossss rusak,..
kalau hanya putus agak aman,..kadang2 short di kaki2nya,..walah out PA = +-vcc
speaker jadi rusak...
Sejak kejadian tsb,..langsung aku pindah ke MJ/MJE 340/350,...jian maknyus..
Dmkn menurutku..mhn koreksi jika salah..
Bener banget. Kalau memakai transistor BJT harus diperhatikan SOA (Safe Operating Area). Bisa dilihat di datasheet-nya. Semua transistor BJT dibatasi oleh maksimal tegangan colector-emitor, maksimal arus colector dan maksimal disipasi dayanya. Melanggar SOA bisa menyebabkan transistor rusak.
Umumnya untuk tegangan lebih dari +/-40V DC, dipakai 2 pasang transistor atau lebih. Hitungannya 1 transistor untuk arus peak 5-6A.
Pakai tegangan +/-40V darimana dapat daya 500W? Diukur pakai sinyal apa? Sinus, gigi gergaji, atau kotak. Standar industri pengukuran daya ampli pakai sinyal sinus mendekati clipping dengan distorsi antara 1-10% dengan beban tertentu.
