24-10-2013, 12:00 PM
Coba saya analisa....
Menurut Mbah google, potensio itu resistor yang bisa diatur nilainya. Jadi ujung kaki kiri dan kanan (untuk yg mono) nilainya tetap dan kaki tengah nilainya berubah terhadap kaki ujung kiri dan kaki ujung kanan. Tergantung posisi putarannya.
Menurut hukum Ohm (ini bukan om saya ya) yg saya pelajari waktu SMP dibilang V=I*R. Jadi kalau kaki ujung kanan dan kiri dikasih tegangan yang tetap, tegangan kaki tengahnya berubah-ubah terhadap kaki ujung kiri atau kaki ujung kanan. Sekali lagi tergantung posisi putarannya.
Seberapa nilai ohm dari potensio yang kita perlukan? Tergantung keperluan. Misalnya untuk pengatur volume kita harus memperhitungkan impedansi keluaran sebelum potensio dan impedansi masukan setelah potensio.
Jenis potensio ini juga macam2 ada yg linier, log dan anti log. Sekali lagi penggunaannya tergantung keperluan.
Untuk tone control bisa memakai nilai potensio berapa saja, asal nilai resistor dan kapasitor untuk membentuk frekuensi respon tone kontrol itu sesuai.
Menurut Mbah google, potensio itu resistor yang bisa diatur nilainya. Jadi ujung kaki kiri dan kanan (untuk yg mono) nilainya tetap dan kaki tengah nilainya berubah terhadap kaki ujung kiri dan kaki ujung kanan. Tergantung posisi putarannya.
Menurut hukum Ohm (ini bukan om saya ya) yg saya pelajari waktu SMP dibilang V=I*R. Jadi kalau kaki ujung kanan dan kiri dikasih tegangan yang tetap, tegangan kaki tengahnya berubah-ubah terhadap kaki ujung kiri atau kaki ujung kanan. Sekali lagi tergantung posisi putarannya.
Seberapa nilai ohm dari potensio yang kita perlukan? Tergantung keperluan. Misalnya untuk pengatur volume kita harus memperhitungkan impedansi keluaran sebelum potensio dan impedansi masukan setelah potensio.
Jenis potensio ini juga macam2 ada yg linier, log dan anti log. Sekali lagi penggunaannya tergantung keperluan.
Untuk tone control bisa memakai nilai potensio berapa saja, asal nilai resistor dan kapasitor untuk membentuk frekuensi respon tone kontrol itu sesuai.
