(16-12-2013, 09:55 AM)didiet78 Wrote: Mas @TOP~@
Mestinya 10khz dan 1khz power masih sama, paling tidak flat dari 20-20khz. Kalau beda berarti bandwithnya tidak sampai 10khz. Ini ampli bass ?
Jadi cacatnyanya 10khz karena bandwithnya tidak sampai?
Mohon penjelasan detail.
Simulasi bisa dipakai untuk mengetes bahwa rancangannya dapat berfungsi secara teori. Jadi kalau di simulasi yang menggunakan komponen ideal saja hasilnya tidak bagus, apalagi kalau praktek langsung pakai komponen yang tidak ideal.
Didiet
Mungkin pembalik fasanya kurang benar, jadi ga bisa beda 180 derajat pada freq 10Khz pd outputnya, jadi penjumlahan sinyal BTL tidak maksimal. Ada baiknya dicoba 1 rangkaian dulu tanpa BTL dan dibandingkan out dayanya pd freq 1KHz dan 10KHz.
(15-12-2013, 12:49 AM)TOP~@ Wrote: simulasi btl dg multisim12, supply 70vdc, beban 2 ohm
http://s20.postimg.org/uuwumi9gd/namec_simulasi.jpg
input 700mv @ 1khz
http://s20.postimg.org/qx4zjcx99/namec.jpg
input 1v @ 10khz
http://s20.postimg.org/z5bii3ejh/namec10khz.jpg
Maaf sedikit komen, mohon koreksi kalu salah...
1. Untuk out 1KHz udah cacat (clip/tdk sinus murni) walaupun cuma softclip, bisa dilihat puncak gelombang agak tumpul, coba dikurangi tegangan inputnya berubah/tidak bentuk gelambangnya.
2. Output yang 10KHz berbeda fasa, bisa dilihat puncak kedua gelombang tidak tepat pada 1 titik.
Saran agar pengukuran lebih valid:
1. Tambahkan 1 parameter lagi yaitu Distorsi (bisa gunakan distortion meter THD) ada di EWB. Note : Hasil pengukuran tingkat distorsi dan daya out amplifier tidak boleh dipisahkan.
2. Tentukan dulu tingkat distorsi yang bisa diterima, misal 1%.
3. Naikkan input dari 0 Volt, sampai distorsi output (misal 1%). catat daya outputnya.
4. Ulangi pada input frequensi yang lain.
5. Saran jangan gunakan BTL dulu dalam pengukuran (mono saja).
