07-02-2014, 06:46 PM
Bukan saran dan petuah karena kita sama2 belajar disini kok.
Kalo dari sistem tsb, perkiraan saya disebabkan karena penguatan yang terlalu besar akibat tone control bertingkat.
1. Audio distributor, gain dibuat 0dB (=1x). demikian juga crossover aktif, gain diset 0dB (= 1x). usahakan jangan ada gain di dua perangkat ini. apakah masih ada desis?
2. sewaktu sistem ada desis tweeter, coba bypass equaliser atau parametrik. cek apakah equalizer atau parametrik penyumbang desis terbesar.
3. Jika no 2 sudah diketahui, setting penyebab desis ( equaliser/parametrik ) dengan gain disekitar 0dB (gain =1x) . Jika gain di 0dB pun sudah bikin desis, disable dulu saja.
4. sudah pernah mencoba mengubah urutan perangkat antara mixer dan PA? apakah susunan yang ada sekarang sudah terbaik?
Kalo dari sistem tsb, perkiraan saya disebabkan karena penguatan yang terlalu besar akibat tone control bertingkat.
1. Audio distributor, gain dibuat 0dB (=1x). demikian juga crossover aktif, gain diset 0dB (= 1x). usahakan jangan ada gain di dua perangkat ini. apakah masih ada desis?
2. sewaktu sistem ada desis tweeter, coba bypass equaliser atau parametrik. cek apakah equalizer atau parametrik penyumbang desis terbesar.
3. Jika no 2 sudah diketahui, setting penyebab desis ( equaliser/parametrik ) dengan gain disekitar 0dB (gain =1x) . Jika gain di 0dB pun sudah bikin desis, disable dulu saja.
4. sudah pernah mencoba mengubah urutan perangkat antara mixer dan PA? apakah susunan yang ada sekarang sudah terbaik?
