17-02-2014, 12:22 PM
Ampli tujuannya sama saja yaitu menguatkan sinyal input yang kecil tegangannya menjadi sinyal yang tegangannya lebih besar dan mampu menggerakkan impedansi rendah seperti speaker. Yang membedakanya adalah dayanya, besarnya cacat harmonik, cacat intermodulasi, slew rate, PSRR, dsb.
Untuk mengubah sinyal input menjadi berbeda (jadi cacat) sebaiknya bukan di amplifier. Namun seringkali amplifier tabung digunakan untuk amplifier gitar dan di drive sehingga clipping (menjadi cacat). Cacat pada ampli tabung ini disukai oleh gitaris.
Kalau dibutuhkan suara yang mendekati akurat tentu saja dibutuhkan amplifier kualitas tinggi dan speaker yang bagus. Amplifier yang kualitas tinggi umumnya untuk rumahan dan studio. Sedangkan amplifier PA didisain agar handal dalam pemakaiannya (suhu yang cukup ekstrem, bisa dipakai terus-menerus, bisa tahan terhadap pemakaian yang salah atau ngawur), efisien dan umumnya kualitas suara nomor sekian.
Untuk mengubah sinyal input menjadi berbeda (jadi cacat) sebaiknya bukan di amplifier. Namun seringkali amplifier tabung digunakan untuk amplifier gitar dan di drive sehingga clipping (menjadi cacat). Cacat pada ampli tabung ini disukai oleh gitaris.
Kalau dibutuhkan suara yang mendekati akurat tentu saja dibutuhkan amplifier kualitas tinggi dan speaker yang bagus. Amplifier yang kualitas tinggi umumnya untuk rumahan dan studio. Sedangkan amplifier PA didisain agar handal dalam pemakaiannya (suhu yang cukup ekstrem, bisa dipakai terus-menerus, bisa tahan terhadap pemakaian yang salah atau ngawur), efisien dan umumnya kualitas suara nomor sekian.
