30-03-2014, 06:43 PM
(27-03-2014, 02:11 PM)zia Wrote: Saya rasa memang tidak ada perancang high power PA diskret di lokal kita. Yang paling sering saya temui adalah orang2 kayak saya yang otodidak elektronika. Jadi ilmunya ya ilmu jalanan, bukannya yang well educated.
Boro2 mengerti tentang THD, Slew Rate, lah wong memperkirakan daya output PA saja masih "otak atik gatuk" kok
Masalahnya, yang memang terdidik dengan baik pada kabur ke luar negeri. Mungkin fasilitasnya lebih mendukung, mulai dari alat ukur, speaker, ruangan akustik dll
Jadi saya salut dengan mas bimo atau mas matrix yang telah mulai untuk men-desain PA. Makin banyak kontroversi (selama teknis) makin bagus, agar kita mendapat banyak pencerahan.
Ilmu jalanan atau bukan, tetap saja ilmu. Selama masih bisa dipelajari, bisa dipelajari darimana saja dan dari siapa saja. Dosen saya yg ngajari kuliah elektronika dasar dan elektronika lanjut, saya yakin dia tidak bisa merancang audio amplifier saat itu. Ngga tahu sekarang suda bisa atau ngga, hahaha....
Orang-orang Indonesia banyak yg ahli dalam merakit produk elektronik. Contohnya kang Nafiri yg keahliannya diakui di forum luar. Saya sendiri jauh dibandingkan kang Nafiri dalam rakit merakit, ingin belajar soal ini.
Namun kualitas hasil akhir tidak hanya ditentukan oleh keahlian merakit saja, tapi juga ditentukan oleh disain rangkaian, disain tata letak komponen dan pcb, dan pemilihan komponen yg tepat.
Di thread ini saya mengajak lainnya ikut sharing dalam belajar cara merancang amplifier, minimal bisa menilai secara garis besar disain amplifier.
