05-04-2014, 06:05 PM
(05-04-2014, 07:40 AM)bimo_tok Wrote: Seharusnya amplifier dirancang agar bisa main di 2 Ohm. Umumnya amplifier untuk PA bisa main di 2 Ohm hanya saja cacatnya makin tinggi. Amplifier buat PA main di 8 Ohm saja umumnya cacatnya sudah tinggi apalagi kalau main di 2 Ohm. Sebaiknya dihindarkan penggunaan speaker 2 Ohm karena alasan tersebut.mantap penjelasannya mas .. :bd :bd
Pemilihan amplifier yang cacatnya rendah untuk beban 2 Ohm, misalnya topologi triple emitter follower di outputnya. Dengan triple emitter follower, penguatan arus di outputnya jadi tinggi sehingga beban VAS berkurang dan akan mengurangi cacatnya.
Tambahan:
Speaker 2 Ohm tersebut nilainya tidak 2 Ohm disemua frekuensi. Bisa mencapai 1 Ohm di frekuensi tertentu dan lebih dari 2 Ohm di frekuensi tertentu. Semua speaker bukan bersifat resistif (seperti resistor) melainkan gabungan dari induktor dan resistor. Impedansinya tidak linier terhadap frekuensi.
Wassalam
