07-05-2014, 02:41 AM
(06-05-2014, 08:10 PM)kloengsoer Wrote: adalalh solfgath sebagai salah satu ajang " kopy darat " sesama solfer namun demikian seiring perjalanan waktu sepertinya ada nilai yang bergeser, tidak pas dalam tanda kuitip " dalam pemikiran saya"
kalau kita amati dalam dua solfgath terakhir yang digelar kebetulan di jawa timur sepertinya secara tidak sadar kita membentuk opini " jago jagoan " sebagai akibat arena adu power amplifier, adu gengsi siapa terbaik meracik PA, sehingga tersemai benih persaingan yang lepas dari itu semua pada akhirnya faktor finansial yang bicara, sedang sebagian dari kita ada yang masih senin kemis untuk merakit sebuah ampli.
ini didasari pengalaman masa lalu breaker tiga meteran (fm 78 - 105 mhz) dimana tiap tuan rumah akan berusaha membuat pemancar sebesar mungkin dayanya bahkan pada saati itu ada yang sampai memaksakan diri.
kedepan kalau dimungkinkan lebih bijaksana dalam adu - adu an mungkin bedah sistem SS lebih mengena untuk mengoptimalkan apa yang ada yang kita miliki, bisa jadi SS yang suaranya sudah baik setelah di ukur teryata "gingsul atau ompong " atau ada yang tidak sepadan dengan daya yang dibutuhkan, dan sisik melik SS lain,
namun demikian tidak sependapat juga kalau sabung PA ditiadakan dimana terkandung nilai/spirit inovasi disana cuma kemasannya dibuat gimana gitu, nah ini sebagai sumbang saran untuk triiiiiiiiiit perang mumetttttttt
lebih dan kurang mohon maklum adanya
permasalahannya ini nyasar ke "perang mumet", pak @kloengsoer
silahkan buka wacana di sub forum Solfgath :-)
saya selalu monitoring ke koordinator Solfgathnya, @Dokter_Punjung :-)
sebaiknya kita evaluasi bersama, pak.
sampai kita ketemu komposisi yang paling pas untuk semua orang dan khususnya misi utama komunitas kita ini :-)
