09-05-2014, 08:11 AM
(08-05-2014, 07:59 PM)gantex Wrote: memang harus pake crossover jg ya kang, kalo semisal tanpa crossover bs tidak?
oya kang, pada skema aksa pd bias ada c1 yg pd umumnya adalah np, dan ada juga yg dipasang kedua duanya , nah apa ada bedanya kang? dan ap ini sama seperti fungsi c14?
Kalau dijadikan satu ampli bisa. Seperti konsep ampli disain dari vzaichenko, tapi aku belum mensimulasikannya dan belum paham benar.
C1 pada AKSA gunanya untuk mem- bypass VBE multiplier Q4 secara AC. Jadi untuk sinyal AC, impedansi VBE multiplier mendekati nol. Tipenya tidak perlu non polar, nilai yang dipakai umumnya dari 100nF sampai 22uF. Kalau impedansi VBE multiplier ini terlalu besar THD akan naik. Driver Q5 dan Q6 bekerja seperti kelas A karena resistor emitornya tidak dihubungkan ke output. Pemilihan R11 harus tepat. Tidak boleh terlalu besar nilainya sehingga tidak terjadi bias kelas A, juga tidak boleh terlalu kecil nilainya karena jadi tidak efisien.
C14 fungsinya berbeda dari C1. C14 gunanya untuk mempercepat kondisi transistor final Q7 dan Q8 dari kondisi ON ke OFF. Q7 dan Q8 kerjanya gantian/push pull. Nilai C14 harus tepat, jika tidak efek mempercepat kondisi ON ke OFF jadi tidak efektif. Umumnya nilainya antara 100nF sampai 1uF. Ini juga akan menurunkan THD.
