(09-05-2014, 07:40 PM)bimo_tok Wrote: Iya.
Ngga ada perhitungannya yg pasti. R11 itu untuk menjaga agar transistor driver tetap ON kedua2nya saat transistor2 finalnya ON/OFF. Nilai prakteknya antara 220 sampai 33. Kalau terlalu besar nilai R11 pada saat transistor final narik arus besar terus arusnya mengecil, arus kolektor transistor driver tidak bisa mengikuti/tertunda beberapa saat (latch-up). Ini dibuktikan oleh Keantoken pada simulasinya.
Kalau R11 terlalu kecil, disipasi daya transistor driver meningkat.
Menurut saya lebih baik ON terus dan kena pinalti naiknya disispasi daya transistor driver. Dengan ON terus tidak ada waktu yang terbuang untuk peralihan dari kondisi ON ke OFF dan sebaliknya (kerjanya lebih cepet).
Ada juga konfigurasi lain, yaitu resistor emitor transistor driver dihubungkan ke power supply + dan - (ada 2 resistor). Konfigurasi ini ngga perlu capacitor, tapi resistor emitornya perlu daya gede. Konfigurasi ini hampir ngga pernah dipakai karena lebih ekonomis pakai 1 resistor dan 1 capacitor.
C yang terlalu besar mengakibatkan transistor final terjadi over bias di frekuensi tinggi. C terlalu kecil mengakibatkan kerjanya ngga efektif. Ngitungnya gimana belum tahu. Lihat optimumnya di simulasi.
trim kang buat penjabarannya.. memang ga semudah yg dibayangkan ya kang, apalagi dengan alat seadanya dan apalagi kwalitas komponen saat ini tidak sesuai dengan nilai yg tertera pada badannya sesuai pengalaman, seperti nilai R meski pada gelang warna tertera 1k tapi setelah diukur dengan multi digital meleset kadang kurang kadang lebih, dan ini juga yg membuat perancangan amplifier atau rangkaian elektronika tidak sesuai dg yg diharapkan. tidak lain halnya dengan c, hampir meleset semua dari nilai aslinya. dan untung pada multi digital saya ada fasilitas pengukuran c, jadi sedikit banyak bisa tahu mana yg pas. nah yg paling repot adalah penanganan pada tr terutama untuk hfe nya sangat sulit untuk mendapatkan nilai yg sama.
dan untuk tambahan, untuk hasil yg maksimal ukur semua komponen yg akan dipakai, mulai dari R, C, Tr . usahakan untuk R dan C sesuai atau paling tidak hampir sama dengan nilai yg tertera dan untuk TR usahakan sama atau mendekati hfe pada datasheet. pada contoh saja, mje340 yg digunakan sebagai tr bias beda hfe beda juga hasil pengukuran biasnya. dengan memperhatikan ini pasti didapat kualitas yg diharapkan.
