(31-05-2014, 07:48 AM)zia Wrote: bagaimana kalau PSU memakai tegangan DC 310V (single), Output memakai DC blocking Elco, final tr memakai irf540 mode quasi. Jadi tidak perlu bridge mode.
Mungkin bisa lebih simple ya...
Kalau tegangan 310V single sulit buat cari transistor VAS yang rating VCE nya > 310 karena kolektor transistor VAS akan "mengayun" hampir dari 0 sampai 310V. Mungkin 140-200V cukup karena ada transistor VAS yang rating VCE nya 300V. Nanti saya pikirkan amplifiernya seperti apa. Terimakasih masukkannya.
(31-05-2014, 07:54 AM)agungudik Wrote: ada beberapa pertanyaan :
1. Berapakah impedansi minimal yang diijinkan ?
Mengingat, biasanya dalam satu ruangan masjid biasanya terpasang 6 - 10 speaker column TOA yang apabila diparalel, maka impedansinya akan turun.
2. Daya maksimal adalah 45 watt. Kalau horn/corong yang dipake sejumlah 4 buah, berarti butuh 100 watt. Apakah dengan cara mem-paralel TR final dapat menjawab hal tsb ?
3. Based on pengalaman dalam memasang TOA, horn yg terpasang biasanya spull-nya mudah putus. Apakah ada mekanisme untuk pengamanan tsb ?
Terima kasih banyak pak Bimo, ini sangat membantu kami.
Yang saya simulasikan impedansi minimumnya 40 Ohm tanpa di bridge. Dengan di bridge, impedansi maksimumnya 80 Ohm, dayanya akan naik hampir 4x nya. Misalnya yang +-63V, kalau di bridge tegangan peak yang dihasilkan maksimal sekitar 120V. Jadi pada impedansi 80 Ohm daya maksimalnya adalah 90 Watt. Sedangkan yg +-77V, tegangan peak yang dihasilnya maksimal sekitar 134V. Jadi daya maksimal pada impedansi 80 Ohm adalah 112 Watt.
Tunggu saya simulasikan usulan kang Zia. Nanti bisa dibandingkan.
Atau modif OCL150 mengikuti prinsip yang saya simulasikan di atas agar bisa bekerja pada tegangan +-63V atau +-77V, lalu di bridge.
Untuk spul yang mudah putus, mungkin setiap speaker bisa dipasang fuse/sekering (diseri). Fuse ini akan sedikit meningkatkan cacat amplifier tapi tidak penting buat speaker TOA yang cacatnya sangat tinggi.
Misalnya speaker 330 Ohm 25 watt diberi fuse 200mA.
