18-06-2014, 08:02 PM
(18-06-2014, 07:00 PM)bimo_tok Wrote: Yang umum itu sering ngawur (tentang amplifier), apalagi di Indonesia :-D
hha.. ya emang kadang orang cari gampangnya kang -) jadi hanya berpedoman itu saja.
(18-06-2014, 07:00 PM)bimo_tok Wrote: Cara mengukur bias ya harus arus kolektor atau arus emitor nya. Misalnya arus bias yang optimal adalah 60mA pada suatu rangkaian, maka tegangan antara ke dua basis transistor driver berapa volt? Ya ngga pasti. Kalau diukur tegangan resistor emitornya, udah pasti nilainya (tentu saja tergantung toleransi alat ukurnya).
nah ini yg kadang bikin susah, karena beda alat ukur beda juga hasilnya.
(18-06-2014, 07:00 PM)bimo_tok Wrote: Sinyal output dengan bias beberapa mili ampere (umum pada Public Address amplifier):
Terlihat bentuk gelombangnya sempurna, tapi cacatnya masih tinggi. Ini bisa dilihat pada FFTnya di bawah ini:
FFT inyal output dengan bias ideal:
wew.. ko bisa gitu, cacatnya? sepertinya jg ada rigingnya jg kang?
