29-06-2014, 08:32 AM
(29-06-2014, 04:09 AM)Amy_Nur Wrote: coba ganti tr bd139 dengan mje340 dan bd140 dengan mje350 dan R 330 di ganti R 220.
@muchmano coba ganti tr bd139 dengan mje340 dan bd140 dengan mje350 dan R 330 di ganti R 220.
Jika LTP tidak memakai sumber arus tetap (CCS = Constant Current Source), yaitu hanya memakai resistor seperti pada Safari, maka jika power suplly berubah arus pada LTP berubah. Jadi arusnya akan naik, tegangannya naik juga disipasi daya naik secara signifikan. Kalau disipasi dayanya tidak membahayakan transistornya, maka rangkaian kompensasi perlu diganti karena Phase Margin dan Gain Margin nya akan berubah juga. Lalu jika beban LTP bukan cermin arus, maka dengan berubahnya arus LTP beban resistor LTP juga harus dirubah agar arus kolektor kedua transistor sama atau mendekati. Jika arus kolektor kedua transistor LTP tidak sama maka cacat harmonik akan tinggi.
Lalu jika beban transistor VAS tidak memakai sumber arus tetap (CCS = Constant Current Source), jadi memakai resistor yang di bootstrap maka perubahan tegangan power supply akan merubah arus kolektor transistor VAS. Arus kolektor akan naik, begitu juga tegangan kolektor-emitor transistor VAS akan naik, tentu saja disipasi dayanya akan naik. Dan seterusnya.
Memodifikasi amplifier setidak2 harus mengerti cara kerja komponen elektronik termasuk transistor. Harus bisa menghitung arus dan tegangan disetiap titik saat tidak ada sinyal input atau disebut titik kerja. Ini hanya untuk amplifier sekedar berfungsi atau sekerdar bunyi. Namun jika ingin amplifier memiliki perfoma tinggi, elektronika dasar tidak cukup. Harus belajar elektronika lanjut tetang analisis AC (alternative current) terhadap transistor, tentang diagram Bode, tentang teori umpan balik, tentang teori Fourier dan Laplace, dan sebagainya. Baca juga buku karangan Douglas Self dan Bob Cordell tentang cara merancang audio power amplifier.
