(28-06-2014, 11:25 PM)Budiyanto Wrote: Cek diodanya kang normal tidak
Cek diodanya kang normal tidak
Bias berapa kang
Bias b to b tr driver 1,2 volt kang
(28-06-2014, 11:38 PM)bimo_tok Wrote: Titik kerja transistor berubah karena tegangan power supply berubah. Modifikasi nilai komponen agar arus setiap transistor tetap sama jika memakai tegangan power supply yang berbeda. Amplifier akan bisa berfungsi, tentu saja jika SOA (safe opearting area) tiap-tiap transistor tidak dilanggar.
Lebih mudah disimulasikan terlebih dahulu. Lihat thread ini: "http://solfegio.com/forum/showthread.php?tid=14381"
Kira2 komponen Yang mana yg perlu dirubah Ɣ kang tapi menurut saya nilai komponen sudah benar,yang sedikit mengganjal dipikiran saya,apakah kapasitor yang berada dikaki basis dan kolektor tr bd140 berpengaruh ke kerja tr tsb jika ninainya dirubah?
(29-06-2014, 08:32 AM)bimo_tok Wrote: Jika LTP tidak memakai sumber arus tetap (CCS = Constant Current Source), yaitu hanya memakai resistor seperti pada Safari, maka jika power suplly berubah arus pada LTP berubah. Jadi arusnya akan naik, tegangannya naik juga disipasi daya naik secara signifikan. Kalau disipasi dayanya tidak membahayakan transistornya, maka rangkaian kompensasi perlu diganti karena Phase Margin dan Gain Margin nya akan berubah juga. Lalu jika beban LTP bukan cermin arus, maka dengan berubahnya arus LTP beban resistor LTP juga harus dirubah agar arus kolektor kedua transistor sama atau mendekati. Jika arus kolektor kedua transistor LTP tidak sama maka cacat harmonik akan tinggi.
Lalu jika beban transistor VAS tidak memakai sumber arus tetap (CCS = Constant Current Source), jadi memakai resistor yang di bootstrap maka perubahan tegangan power supply akan merubah arus kolektor transistor VAS. Arus kolektor akan naik, begitu juga tegangan kolektor-emitor transistor VAS akan naik, tentu saja disipasi dayanya akan naik. Dan seterusnya.
Memodifikasi amplifier setidak2 harus mengerti cara kerja komponen elektronik termasuk transistor. Harus bisa menghitung arus dan tegangan disetiap titik saat tidak ada sinyal input atau disebut titik kerja. Ini hanya untuk amplifier sekedar berfungsi atau sekerdar bunyi. Namun jika ingin amplifier memiliki perfoma tinggi, elektronika dasar tidak cukup. Harus belajar elektronika lanjut tetang analisis AC (alternative current) terhadap transistor, tentang diagram Bode, tentang teori umpan balik, tentang teori Fourier dan Laplace, dan sebagainya. Baca juga buku karangan Douglas Self dan Bob Cordell tentang cara merancang audio power amplifier.
Malah tambah bingung kang,maklum kurang begitu paham bahasa elektronika,sayapun mengerti elektro hanya dari internet,dan masih tahap belajar jadi bisanya ya hanya nyontek dan coba2 nggak ngerti soal hitung2an.
