(04-07-2014, 08:04 AM)bimo_tok Wrote: Nanti saya cari2 dulu konsep switching yang baik. Perlu dipertimbangkan pemakaian mosfet dengan rangkaian yang lebih sederhana.
Saya juga lagi cari cara untuk mengoptimalkan tiap2 topologi amplifier untuk tegangan power supply yang tinggi. Hasil sementara:
1. Topologi Lin
- agak susah mendapatkan slew rate yang tinggi
- THD sangat kecil lebih mudah dicapai
- untuk medapatkan PSRR yang memadai perlu capacitance multiplier di input dan VAS nya
2. Topologi "Symasym"
- sangat susah untuk mendapatkan slew rate yang tinggi
- susah mendapatkan THD yang kecil
- PSRR sudah tinggi tanpa capacitance multiplier
3. Topologi "Simetri" atau "Leach"
- agak mudah mendapatkan slew rate tinggi
- agak susah untuk mendapatkan THD yang rendah
- untuk medapatkan PSRR yang memadai perlu capacitance multiplier di input dan VAS nya
4. Topologi current feedback
- sangat mudah mendapatkan slew rate tinggi
- agak susah untuk mendapatkan THD yang rendah
- untuk medapatkan PSRR yang memadai WAJIB capacitance multiplier di input dan VAS nya
Susah untuk mendapatkan kualitas yang baik dengan tegangan power supply yang tinggi. Nanti kalau saya sudah menentukan pilihan untuk memakai topologi mana untuk tegangan power supply yang tinggi, baru akan saya coba amplifier class H ini.
kalo pake mosfet yg sederhana mungkin bisa dicoba dengan stepper seperti topologi punya H625 kang :-)
oya kang menurut kang bimo pada stepper Q3 diganti dengan mpsa92 dengan R2 47k dan R7,R8 4k7 atau Q3 dengan MJE15033 R2 1k R7, R8 4k7 gimana ?
