08-07-2014, 04:36 PM
(08-07-2014, 03:12 PM)imronhabibi Wrote: wah rumit sekali ya,,,
teman saya barusan beli ampli BU (berisi 4 chanel) direncanakan untuk menghandel 1 set 4 way, nah ternyata ampli tersebut untuk sub tendangan bassnya malah kalah sama ampli rakitan. (maaf karena saya gak bisa bedakan cacat suaranya dimana). apakah ampli untuk sub memang ada tersendiri, dengan kode-kode tertentu misalnya
Umumnya lebih susah mendeteksi cacat pada frekuensi rendah daripada frekuensi tinggi. Kebenyakan amplifier yang "salah" disain cacat frekuensi rendahnya cukup kecil tapi cacat frekuensi tinggi umumnya sanga tinggi.
Untuk membandingkan kedua amplifier tersebut secara lebih fair, lakukan cara berikut:
Bikin saklar yang bisa men-switch sinyal input dan output nya. Jadi kita bisa memilih amplifier yang berbeda dengan sumber sinyal yang sama dan speaker yang sama. Lalu atur volume kedua amplifier tersebut sama kencang suaranya (daya yang ke speaker sama besar).
Pilih lagu yang instrumen nada rendahnya pernah kita dengar secara langsung tanpa sound system. Bandingkan amplifier mana yang suara paling mendekati suara asli insturmen tersebut.
Perhatikan attack time (saat instrumen dipukul atau dipetik atau ditiup), perhatikan release time atau buntut suaranya.
Tanpa perbandingan dengan instrumen yang asli jatuhnya ke selera. Seringkali kita lebih suka suaranya tidak seperti aslinya (cacat). Misalnya gitar listrik lebih enak dibikin cacat.
Jadi intinya bukan suka atau tidak suka, tapi seberapa akurat dibandingkan dengan suara aslinya. Alat untuk memodifikasi suara bukan di amplifier tapi di audio processor, kecuali amplifier untuk instrumen musik seperti amplifier gitar.
