09-07-2014, 10:11 AM
Memang untuk rata2 konsumen indonesia, respons flat tidak disukai dibanding dengan respon yang boost pada frekuensi rendah.
Bahasa mudahnya , ampli flat tidak enak buat dangdutan.
Bahasa pasarnya, Coba bandingkan compo sony dan polytron (level sama). compo polytron akan lebih ngebass dan enak buat dangdutan daripada sony.
Ya itulah rata2 telinga indonesia, memiliki karakter sendiri. Bass dan treble harus kenceng, middle ditekan.
Mengenai distorsi, rata2 telinga indo lebih kebal/toleran terhadap cacat...hihi..jadi PA yang "ngawur" pun masih bisa acceptable. Yang penting bisa dug ces dug ces, distorsi belakangan hihi..
Bahasa mudahnya , ampli flat tidak enak buat dangdutan.
Bahasa pasarnya, Coba bandingkan compo sony dan polytron (level sama). compo polytron akan lebih ngebass dan enak buat dangdutan daripada sony.
Ya itulah rata2 telinga indonesia, memiliki karakter sendiri. Bass dan treble harus kenceng, middle ditekan.
Mengenai distorsi, rata2 telinga indo lebih kebal/toleran terhadap cacat...hihi..jadi PA yang "ngawur" pun masih bisa acceptable. Yang penting bisa dug ces dug ces, distorsi belakangan hihi..
