Ground input dan ground feedback jadi satu lalu dihubungkan dengan resistor yang nilainya 0-10 Ohm. Ini penting agar S/N ratio nya tinggi.
Untuk jalur tegangan power supply ke kolektor transistor final kurang luas. Ini amplifier daya tinggi, pada jalur tersebut arus puncaknya bisa sampai 30A. Jalur tembaganya bisa sangat panas. Jika tidak bisa terlalu luas, pada jalur tersebut harus dilapisi timah.
Kedua transistor2 LTP harus dipasang berhadap2an, lalu badannya diberi pasta pendingin, ditempel dan ikat (thermally coupled). Ini agar suhu kedua transistor LTP selalu sama, sehingga jika ada perubahan suhu DC offsetnya relatif tetap.
Untuk modifikasi ke tegangan power supply yg lebih rendah (mungkin sebagai percobaan awal), yang perlu diganti hanya R13. Cara memodifikasinya, simulasikan agar arus DC pada R13 sebesar 2,5mA pada tegangan power suplly tersebut.
Untuk jalur tegangan power supply ke kolektor transistor final kurang luas. Ini amplifier daya tinggi, pada jalur tersebut arus puncaknya bisa sampai 30A. Jalur tembaganya bisa sangat panas. Jika tidak bisa terlalu luas, pada jalur tersebut harus dilapisi timah.
Kedua transistor2 LTP harus dipasang berhadap2an, lalu badannya diberi pasta pendingin, ditempel dan ikat (thermally coupled). Ini agar suhu kedua transistor LTP selalu sama, sehingga jika ada perubahan suhu DC offsetnya relatif tetap.
Untuk modifikasi ke tegangan power supply yg lebih rendah (mungkin sebagai percobaan awal), yang perlu diganti hanya R13. Cara memodifikasinya, simulasikan agar arus DC pada R13 sebesar 2,5mA pada tegangan power suplly tersebut.
