:-? berarti primer 220 sudah ketemu? kalau belum, cari yg kawatnya paling kecil, terus diukur pake multi dari kiri kekanan, kalau 0, 110, 220 saya rasa mudah, tapi kadang ada yg 0, 110, 125 0, 110, 125. nah :-D untuk amannya kalau sudah ketemu titik 0, 110, 220 atau 0, 110, 125 0, 110, 125. ambil yg hambatannya paling besar dulu, asumsikan itu 240v.
nah.. masih inget tidak kabel dari power lama yg CT masuk kemana ? kalo lupa bisa dicek seperti diatas, mulai dari titik tengah, kemudian probe yg di titik tengah tetap, yg digerakkan probe satunya kekiri dan kekanan, semakin besar hambatannya semakin besar tegangan sekundernya. tapi lebih mudahnya pastikan titik primernya dulu, mana 110 mana 220, kalau sudah tinggal colok ke listrik terus diukur outputnya :bd. tapi ingat titik primer pakai yg hambatannya paling besar dulu.
ngomong - ngomong ko avatarnya tidak ada :-?
nah.. masih inget tidak kabel dari power lama yg CT masuk kemana ? kalo lupa bisa dicek seperti diatas, mulai dari titik tengah, kemudian probe yg di titik tengah tetap, yg digerakkan probe satunya kekiri dan kekanan, semakin besar hambatannya semakin besar tegangan sekundernya. tapi lebih mudahnya pastikan titik primernya dulu, mana 110 mana 220, kalau sudah tinggal colok ke listrik terus diukur outputnya :bd. tapi ingat titik primer pakai yg hambatannya paling besar dulu.
ngomong - ngomong ko avatarnya tidak ada :-?
