+/- 1v di pre driver kang b to out, jadi b to b nya -/+ 2v. sedangkan b to out driver sekian mV, b to b driver -/+ 1v. b to b final -/+ separo dari driver.
kalo posisi bias b to out di driver 1v, maka bias ini terlalu besar di b final, paling tidak di basis final sekian mv jangan melebihi atau sama dengan 1v karena sudah pasti final akan panas banget , apalagi dengan Rb kecil, tegangan di basis to out umumnya hanya sekian mV. saya sendiri b to out hanya 0.5v kang, bisa dinaikkan sampai 0.8 tapi konsekuensinya final panas :-)
gampangnya gini aja kang, cari yg terendah dulu dan karena TEF jadi ambil 2v b to b pre driver, driver -/+ 1, sekian v atau 1,4v. b final usahakan jangan sampai 1v kalau Rb kecil :-)
kalo posisi bias b to out di driver 1v, maka bias ini terlalu besar di b final, paling tidak di basis final sekian mv jangan melebihi atau sama dengan 1v karena sudah pasti final akan panas banget , apalagi dengan Rb kecil, tegangan di basis to out umumnya hanya sekian mV. saya sendiri b to out hanya 0.5v kang, bisa dinaikkan sampai 0.8 tapi konsekuensinya final panas :-)
gampangnya gini aja kang, cari yg terendah dulu dan karena TEF jadi ambil 2v b to b pre driver, driver -/+ 1, sekian v atau 1,4v. b final usahakan jangan sampai 1v kalau Rb kecil :-)
