12-08-2014, 08:26 PM
Tr1,2,3,4 ngga ada keterangan, aku pakai 2N5401 dan 2N5551.
Tr5,6,7,8 ngga ada modelnya, aku pakai yang paling mendekati karakteristiknya yaitu MJE340 dan MJE350.
Hasil simulasi:
Phase Margin = 74 derajat
Gain Margin = 20 dB
Jadi amplifier ini stabil.
THD pada 68W/8Ohm 1kHz -> 0.023747%
THD pada 20kHz sangat tinggi.
Slew Rate = 3V/uS
Power bandwidth sekitar 11kHz.
Dari hasil simulasi terlihat amplifier ini dirancang oleh orang yang tidak mengerti elektronik. Power bandwidth seharusnya minimal 20kHz karena frekuensi audio sampai 20kHz. Amplifier jaman sekarang power bandwidth nya jauh lebih tinggi dari ini. Amplifier ini hanya cocok untuk subwoofer saja.
Untuk PSU +-45V hanya diperlukan 2 pasang transistor final untuk mendrive speaker 4 Ohm. Untuk speaker 2 Ohm diperlukan 3 pasang. Di amplifier ini memakai 6 pasang, seharusnya biaya 3 pasang transistor final bisa untuk meningkatkan kualitas amplifier ini lebih tinggi.
Amplifiernya merupakan kelas B dengan arus bias yang sangat kecil. Dengan pemakaian dengan serendah +-45V seharusnya mudah untuk membuat amplifier kelas AB dengan arus bias optimal.
Pemilihan transistor driver TIP3055 dan TIP2955 tidak ideal untuk transistor finalnya karena fT transistor driver tersebut jauh lebih kecil daripada fT transistor finalnya.
Pemilihan transistor VAS 2SB507 sangat jauh dari ideal, fT nya sangat rendah, pada datasheetnya tidak ada keterangan berapa nilai Cob nya. Umumnya transistor fT rendah memiliki Cob yang tinggi sehingga tidak cocok buat VAS. Arus diam (arus tanpa sinyal) VAS sangat kecil sehingga slew rate menjadi sangat kecil.
Arus diam transistor LTP juga sangat kecil mengakibatkan slew rate nya jadi sangat kecil.
Padahal topologi simetri seperti ini mudah untuk mendapatkan slew rate yang tinggi.
Tr5,6,7,8 ngga ada modelnya, aku pakai yang paling mendekati karakteristiknya yaitu MJE340 dan MJE350.
Hasil simulasi:
Phase Margin = 74 derajat
Gain Margin = 20 dB
Jadi amplifier ini stabil.
THD pada 68W/8Ohm 1kHz -> 0.023747%
THD pada 20kHz sangat tinggi.
Slew Rate = 3V/uS
Power bandwidth sekitar 11kHz.
Dari hasil simulasi terlihat amplifier ini dirancang oleh orang yang tidak mengerti elektronik. Power bandwidth seharusnya minimal 20kHz karena frekuensi audio sampai 20kHz. Amplifier jaman sekarang power bandwidth nya jauh lebih tinggi dari ini. Amplifier ini hanya cocok untuk subwoofer saja.
Untuk PSU +-45V hanya diperlukan 2 pasang transistor final untuk mendrive speaker 4 Ohm. Untuk speaker 2 Ohm diperlukan 3 pasang. Di amplifier ini memakai 6 pasang, seharusnya biaya 3 pasang transistor final bisa untuk meningkatkan kualitas amplifier ini lebih tinggi.
Amplifiernya merupakan kelas B dengan arus bias yang sangat kecil. Dengan pemakaian dengan serendah +-45V seharusnya mudah untuk membuat amplifier kelas AB dengan arus bias optimal.
Pemilihan transistor driver TIP3055 dan TIP2955 tidak ideal untuk transistor finalnya karena fT transistor driver tersebut jauh lebih kecil daripada fT transistor finalnya.
Pemilihan transistor VAS 2SB507 sangat jauh dari ideal, fT nya sangat rendah, pada datasheetnya tidak ada keterangan berapa nilai Cob nya. Umumnya transistor fT rendah memiliki Cob yang tinggi sehingga tidak cocok buat VAS. Arus diam (arus tanpa sinyal) VAS sangat kecil sehingga slew rate menjadi sangat kecil.
Arus diam transistor LTP juga sangat kecil mengakibatkan slew rate nya jadi sangat kecil.
Padahal topologi simetri seperti ini mudah untuk mendapatkan slew rate yang tinggi.
