13-08-2014, 08:46 PM
Saya ngga merubah layoutnya, hanya mengganti nilai komponennya saja.
Transistor saya ganti dengan yang umum dan murah.
Tr1, Tr3 = 2N5551
Tr2, Tr4 = 2N5401
Syarat Tr1 - Tr4 adalah transistor arus kecil yang umumnya kemasan TO-92. Hal yang paling penting adalah makin tinggi hFE nya makin baik. Lalu VCE maksimum lebih dari 100V. Lebih baik lagi yang tipe low noise. Perhatikan kaki E-B-C nya. Tipe lain dengan urutan kaki yg berbeda adalah 2SC1845 dan 2SA992.
Tr5, Tr8 = BD140
Tr6, Tr7 = BD139
Syarat Tr5 - Tr8 adalah VCE maksimal >= 100V, PD > 1W. Umumnya memiliki kemasan TO-126. Lebih baik lagi yg Cob-nya rendah, tapi susah didapat.
Tr9 = BD139
Tr10 = BD140
Syarat Tr9 - Tr10 adalah VCE maksimal >= 100V, PD > 5W. Makin besar hFE dan fT makin baik.
Transistor final 3 pasang memakai 2SC5200 dan 2SA1943
Untuk PSU +-45V bisa dibebani dengan 2 Ohm.
R 47K yang dihubungkan dengan emitor Tr1 dan Tr3 diganti dgn 27K
R 47K yang dihubungkan dengan emitor Tr2 dan Tr4 diganti dgn 27K
Gunanya untuk meningkatkan slew rate. Arus kolektor LTP dan VAS akan naik. PSRR akan turun dikit tapi itu pengorbanan yg layak.
R 220 yang dihubungkan dgn emitor Tr5 diganti dgn 330.
R 220 yang dihubungkan dgn emitor Tr6 diganti dgn 330.
Agar arus VAS dibagi hampir sama antara Tr5 dan Tr8, juga antara Tr6 dan Tr7.
R 560 yang dihubungkan dgn basis Tr3 dan Tr4 diganti dgn 1K5.
Ini untuk menurunkan penguatan, sehingga memperbesar umpan balik. Makin besar umpan balik dalam batas2 tertentu akan menurunkan cacat harmoniknya dan meningkatkan bandwidth sinyal kecil.
Hasil simulasi:
Phase Margin = 90
Gain Margin = 29
Jadi amplifier ini stabil
THD pada 77W/8Ohm 1kHz -> 0.009330%
THD pada 77W/9Ohm 20kHz -> 0.228634%
Slew Rate = 6,5V/uS
Power bandwidth sekitar 24kHz
Lumayanlah.
Jika boleh merubah layout, transistor VAS bisa diganti dengan konfigurasi double emitor follower. Lalu biasnya diganti menjadi bias kelas AB dengan mengganti D1 - D3 menjadi VBE multiplier. Hasilnya akan jauh lebih baik.
Tegangan power supply tidak boleh diganti karena akan merubah operating point LTP dan VAS nya.
Transistor saya ganti dengan yang umum dan murah.
Tr1, Tr3 = 2N5551
Tr2, Tr4 = 2N5401
Syarat Tr1 - Tr4 adalah transistor arus kecil yang umumnya kemasan TO-92. Hal yang paling penting adalah makin tinggi hFE nya makin baik. Lalu VCE maksimum lebih dari 100V. Lebih baik lagi yang tipe low noise. Perhatikan kaki E-B-C nya. Tipe lain dengan urutan kaki yg berbeda adalah 2SC1845 dan 2SA992.
Tr5, Tr8 = BD140
Tr6, Tr7 = BD139
Syarat Tr5 - Tr8 adalah VCE maksimal >= 100V, PD > 1W. Umumnya memiliki kemasan TO-126. Lebih baik lagi yg Cob-nya rendah, tapi susah didapat.
Tr9 = BD139
Tr10 = BD140
Syarat Tr9 - Tr10 adalah VCE maksimal >= 100V, PD > 5W. Makin besar hFE dan fT makin baik.
Transistor final 3 pasang memakai 2SC5200 dan 2SA1943
Untuk PSU +-45V bisa dibebani dengan 2 Ohm.
R 47K yang dihubungkan dengan emitor Tr1 dan Tr3 diganti dgn 27K
R 47K yang dihubungkan dengan emitor Tr2 dan Tr4 diganti dgn 27K
Gunanya untuk meningkatkan slew rate. Arus kolektor LTP dan VAS akan naik. PSRR akan turun dikit tapi itu pengorbanan yg layak.
R 220 yang dihubungkan dgn emitor Tr5 diganti dgn 330.
R 220 yang dihubungkan dgn emitor Tr6 diganti dgn 330.
Agar arus VAS dibagi hampir sama antara Tr5 dan Tr8, juga antara Tr6 dan Tr7.
R 560 yang dihubungkan dgn basis Tr3 dan Tr4 diganti dgn 1K5.
Ini untuk menurunkan penguatan, sehingga memperbesar umpan balik. Makin besar umpan balik dalam batas2 tertentu akan menurunkan cacat harmoniknya dan meningkatkan bandwidth sinyal kecil.
Hasil simulasi:
Phase Margin = 90
Gain Margin = 29
Jadi amplifier ini stabil
THD pada 77W/8Ohm 1kHz -> 0.009330%
THD pada 77W/9Ohm 20kHz -> 0.228634%
Slew Rate = 6,5V/uS
Power bandwidth sekitar 24kHz
Lumayanlah.
Jika boleh merubah layout, transistor VAS bisa diganti dengan konfigurasi double emitor follower. Lalu biasnya diganti menjadi bias kelas AB dengan mengganti D1 - D3 menjadi VBE multiplier. Hasilnya akan jauh lebih baik.
Tegangan power supply tidak boleh diganti karena akan merubah operating point LTP dan VAS nya.
