22-10-2014, 01:20 PM
Selalu gunakan bias servo agar arus bias pada transistor final stabil terhadap suhu, tidak tergantung pada besarnya hFE.
Artikelnya bisa dibaca di sini: "http://anistardi.wordpress.com/2014/08/17/kestabilan-arus-bias-pada-amplifier-kelas-ab/"
Gunakan arus bias dibawah optimumnya atau kelas B jika terpaksa karena efisiensi yang menjadi prioritas utama. Tapi saya sarankan arus bias jangan sampai nol tapi cukup beberapa mili ampere. Dengan arus bias yg sangat kecil, maka tidak perlu bias servo karena transistor tidak akan menjadi panas saat tidak ada sinyal.
Lagipula tegangan bias tanpa bias servo ini sudah mulai ditinggalkan pada akhir tahun 60an. Sementara kit amplifier di Indonesia masih setia menggunakannya, bahkan masih ada yg memakai tipe transistor aslinya :-D dan masih populer karena masih banyak tersedia di toko elektronik dan dibeli karena pembelinya belum tahu kualitas amplifier yang lebih baik itu seperti apa.
Puluhan tahun berlalu tapi belum pada mau "move on"
Artikelnya bisa dibaca di sini: "http://anistardi.wordpress.com/2014/08/17/kestabilan-arus-bias-pada-amplifier-kelas-ab/"
Gunakan arus bias dibawah optimumnya atau kelas B jika terpaksa karena efisiensi yang menjadi prioritas utama. Tapi saya sarankan arus bias jangan sampai nol tapi cukup beberapa mili ampere. Dengan arus bias yg sangat kecil, maka tidak perlu bias servo karena transistor tidak akan menjadi panas saat tidak ada sinyal.
Lagipula tegangan bias tanpa bias servo ini sudah mulai ditinggalkan pada akhir tahun 60an. Sementara kit amplifier di Indonesia masih setia menggunakannya, bahkan masih ada yg memakai tipe transistor aslinya :-D dan masih populer karena masih banyak tersedia di toko elektronik dan dibeli karena pembelinya belum tahu kualitas amplifier yang lebih baik itu seperti apa.
Puluhan tahun berlalu tapi belum pada mau "move on"
