(17-12-2014, 11:52 AM)zia Wrote: mas bimo, saya tertarik dg "Yang penting apakah phase margin dan gain marginnya mencukupi atau tidak. " tolong di jelaskan lebih lanjut.
Saya dulu pernah bikin PA pake IC, saya operasikan dengan gain lebih rendah dari gain minimum yang diperbolehkan. hasilnya IC panas, saya rasa terjadi osilasi, cuma ndak ada osiloskop waktu itu. jadi ndak bisa tahu pasti penyebabnya.
tetapi setelah gain dinaikkan, PA bisa normal.
Phase margin dan gain margin merupakan kriteria kestabilan sistem tertutup atau sistem yang menggunakan umpan balik negatif.
Phase margin adalah besarnya fasa loop gain saat gainnya sama dengan 0 dB.
Sedangkan gain margin adalah besarnya gain pada loop gain saat fasa pada loop gain sebesar -180 derajat.
Loop gain adalah gain loop terbuka dikurangi gain loop tertutup.
Baik phase margin dan gain margin disebut safety margin. Jika gain margin kurang dari nol atau phase margin kurang dari nol, maka umpan balik menjadi POSITIF dan menyebabkan sistem berosilasi.
Pada amplifier dan sebagian op-amp tidak dikompensasi agar stabil pada penguatan/gain berapun (dari 0 dB sampai open loop). Tapi mereka dikompensasi agar stabil pada gain tertentu.
Misalnya pada NE5534 stabil pada gain > 3x, kalau kurang dari 3x maka perlu tambahan kompensasi. Pada LM1875 kompensasi pada gain > 10x.
Yang saya bahas di sini adalah keseluruhan sistem. Karena sebagian sistem juga bisa berosilasi, bukan karena kompensasi global yang kurang pas. Misalnya output Sziklai biasanya memerlukan kompensasi, output triple emitter follower perlu kompensasi, dan sebagainya. Jadi kita harus melihat sistem tersebut secara lokal dan global. Lokal sebelum diterapkan umpan balik, global setelah diterapkan umpan balik.
Cara kompensasi amplifier bermacam2. Yang umum adalah Miller compensasition, ada lead, ada lag, ada TPC, TMC, shunt, Cherry, dan lain2 dan berbagai kombinasinya.
