07-03-2015, 08:38 AM
Saya mendapat informasi dari guru elektronika STM bahwa salah satu ujian kompetensi guru adalah cara kerja OCL 150. :xx
Lalu kata teman2 lulusan STM elektronika, OCL 150 masih diajarkan dan dijadikan praktek.
Ada cerita lucu dari teman saya. Dia punya saudara yg sekolah di STM disuruh bikin amplifier OCL 150 untuk ujian praktek. Oleh teman saya, saudaranya itu disuruh bikin amplifier IC LM1875 karena teman saya jualan kitnya. Saudaranya takut dimarahi gurunya, tapi teman saya berhasil membujukkan.
Singkat cerita, pada akhir ujian praktek guru STM itu memang memarahinya. Lalu setelah test suara, ternyata amplifier LM1875 suaranya yg paling bagus dari seluruh amplifier yg dibuat saat ujian tersebut. Gurunya lalu ngasih nilai terbaik dan amplifier LM1875 itu dibawa pulang guru tersebut.
Lucu tapi miris. Gurunya wawasannya kurang, lalu muridnya jarang yg bersikap kritis. Pokoknya terima apa saja yg diajarkan guru tanpa berpikir dan melihat ke dunia luar.
Lalu kata teman2 lulusan STM elektronika, OCL 150 masih diajarkan dan dijadikan praktek.
Ada cerita lucu dari teman saya. Dia punya saudara yg sekolah di STM disuruh bikin amplifier OCL 150 untuk ujian praktek. Oleh teman saya, saudaranya itu disuruh bikin amplifier IC LM1875 karena teman saya jualan kitnya. Saudaranya takut dimarahi gurunya, tapi teman saya berhasil membujukkan.
Singkat cerita, pada akhir ujian praktek guru STM itu memang memarahinya. Lalu setelah test suara, ternyata amplifier LM1875 suaranya yg paling bagus dari seluruh amplifier yg dibuat saat ujian tersebut. Gurunya lalu ngasih nilai terbaik dan amplifier LM1875 itu dibawa pulang guru tersebut.
Lucu tapi miris. Gurunya wawasannya kurang, lalu muridnya jarang yg bersikap kritis. Pokoknya terima apa saja yg diajarkan guru tanpa berpikir dan melihat ke dunia luar.
