18-03-2015, 07:43 PM
Ada yg nanya di PM:
"Apa yg harus saya lakukan, suara aksa saya sember...
Sebelumnya suara saya musik pelankan, tetus trimpot saya puter2. Belum dapat suara clingnya. Teg AC PLN 201V, VAC di trafo 32 CT, di Kolektor 2SC5200 40.1VDC.
Di Emiter BC560 (Q1&2) 0.6V
Emiter k Emiter pasangan 2SC5200 1.2v klo gk, sialnya d avo turun naik."
Saya ngga bisa reply, jadi saya jawab di sini.
AKSA dirancang pada tegangan PSU +-35V, jadi memakai trafo 24V CT. Baca artikelnya baik-baik. Tegangan maksimal kolektor - emitor BC550C dan BC560C adalah 40V. Jika memakai PSU +-45VDC kemungkinan transistor tersebut rusak.
Tegangan emitor ke emitor transistor final sebesar 1,2V terlalu tinggi, seharusnya 52mV.
Jangan memodifikasi amplifiernya sebelum bisa berfungsi dengan benar.
"Apa yg harus saya lakukan, suara aksa saya sember...
Sebelumnya suara saya musik pelankan, tetus trimpot saya puter2. Belum dapat suara clingnya. Teg AC PLN 201V, VAC di trafo 32 CT, di Kolektor 2SC5200 40.1VDC.
Di Emiter BC560 (Q1&2) 0.6V
Emiter k Emiter pasangan 2SC5200 1.2v klo gk, sialnya d avo turun naik."
Saya ngga bisa reply, jadi saya jawab di sini.
AKSA dirancang pada tegangan PSU +-35V, jadi memakai trafo 24V CT. Baca artikelnya baik-baik. Tegangan maksimal kolektor - emitor BC550C dan BC560C adalah 40V. Jika memakai PSU +-45VDC kemungkinan transistor tersebut rusak.
Tegangan emitor ke emitor transistor final sebesar 1,2V terlalu tinggi, seharusnya 52mV.
Jangan memodifikasi amplifiernya sebelum bisa berfungsi dengan benar.
