26-03-2015, 07:32 PM
(26-03-2015, 06:48 PM)fiqiew Wrote: 1. gak sengaja td nyambung Tr bias ketukar, C ke B, B ke C, gk sampai 1 lagu buru2 dmati'in. Masee besuara, tp agak mendem...
Iya, setelah Tr bias dtimpakan ke Tr final, panas jd stabil....kok bisa yah.....berani load 4 Ohm, tp rona suara berkurang. Lebih baik 8 Ohm, gk thu klo final dtambah...
Saya pasangkan dgn ini, speaker murahan...45K Au**ax pto-TECH, box made in dwe model Tower katanya...tp ini Tower Spk versi saya...speaker atas gk dpakai...
2. Player HP Nok*a C7,
Setelah volume d Hp dtambah kisaran 70%...gk tw knapa...sepertinya Pak Bimo memberi ruang masing2 dalam alunan lagu. Dia banyak bebaskan nada2 yg tetahan oleh ampli2 saya yg lain.
Saya "pilih" AKSA ini untuk memuaskan telinga saya, Ampli IC ini tak jdiin koleksi.
3. Untuk mp3 kyanya sangat berpengaruh, saya coba nanti punya Akang klo inet dah pda lancar...
Sementara ini tak puterin, bitrate kisaran 192-320Kbps.
Juwita malam, gubuk derita-trisna livina, acuh tak acuh - yunita ababil (mantap kendangnya), only girl in the world -atia grande. anklebiters-paramor.
1. sudah pastikan TR bias masih normal kang? ,coba cek bias ulang, berubah tidak ?
final jadi tidak panas seperti yg saya bilang kang, nah, secara umum agar dapat dipahami, saat final panas, otomatis TR bias yg di tempel ke final akan sama seperti panasnya final, karakteristik TR ini digunakan untuk menurunkan arus bias saat final panas, untuk itu perlu di cek ulang arus biasnya :-)
2. nah, itulah efek dari THD atau distorsi yg kecil, lebar bandwidth jalur audio yg baik / sesuai, slew rate yg baik, dan aspek yg lain dengan beberapa perhitungan, maka yah.. hasilnya seperti apa yg akang denger sekarang :-D
3. pengaruh banget kang, tapi perlu dilihat, tidak semua bitrate tinggi itu bagus, tergantung dari mana asal mp3 tersebut :bd
