(02-04-2015, 10:05 PM)dimmazwahyu Wrote: Lapor! Saya sudah beli DMM merk Sa*wa CD800a seharga Rp 3**.000,-
dengan kit driver ini, tegangan 18VAC, dengan 1 set transistor final TIP2955-TIP3055 coba ukur:
- tegangan Re, tanpa beban, terbaca 000,0 mV (parah banget)
- DC offset, terbaca 000,2 mV
pertanyaan saya:
- dengan supply segitu, didapat tegangan Re nol, apakah pendapat saya benar bahwa kit driver ini bekerja pada kelas B ...?
- apakah karena tegangan Re yang nol (kelas B) yang membuat kit driver ini serak pada volume suara kecil?
- beberapa waktu yang lalu kit driver ini saya supply dengan tegangan 30VAC, tetapi tidak serak, mengapa?
- apakah tegangan supply berpengaruh pada arus bias suatu amplifier? (penegasan)
Tegangan RE nol = kelas B.
Apakah tegangan power supply mempengaruhi titik kerja output transistor, bisa ya bisa tidak. Jika tegangan power supply merubah besarnya arus kolektor transistor VAS maka akan merubah titik kerja output transistor. Misalnya pada amplifier AKSA 55 dan Perkutut Amplifier. (silakan dihitung arus kolektor transistor VAS atau diukur). Untuk amplifier Blameless 150 karena memakai sumber arus tetap (constant current source) pada beban transistor VAS, maka pengaruh besarnya tegangan power supply terhadap arus kolektornya sangat kecil.
Jika tegangan bias memakai dioda, maka tegangan dioda besarnya tergantung arus yang mengalir padanya. Arus maju (forward current) dioda terhadap tegangan anoda - katoda bisa dilihat di datasheetnya. Arus dioda untuk tegangan bias ini adalah arus kolektor transistor VAS.
Katakanlah output memakai double emitter follower, maka agar transistor driver dan final mulai mengalirkan arus butuh tegangan bias 4x 0,6V. 0,6V ini adalah tegangan basis - emitor setiap transistor (nilainya ngga tepat 0,6V tapi kita anggap 0,6V biar gampang bahasnya). Jika tegangan bias misalnya hanya 2V maka dibutuhkan 0,4V agar transistor final mengalirkan arus. Ada daerah kosong sebesar 0,4V dimana transistor final ngga bereaksi terhadap sinyal input. Ini dinamakan cacat crossover. Cacat crossover ini dikoreksi oleh umpan balik sehingga lebih kecil lagi.
Kalau cacat crossover tidak terdengar bukan berarti tidak ada, hanya sangat kecil dan mungkin sekali cacat speaker jauh lebih tinggi sehingga tidak terdengar bedanya. Hanya kelas A yang tidak ada cacat crossovernya.
Cacat crossover pada kelas AB bisa dibuat minimum dengan mengalirkan arus bias sejumlah tertentu seperti yang dimuat pada blog saya (penelitian Oliver). Untuk membuktikannya secara akurat perlu alat ukur THD Analyzer.
Silakan pelajari juga cara kerja transistor dan dioda. Tanpa mengetahui cara kerja komponen elektronik, kita ngga bisa memahami rangkaian elektronik secara detil. Apalagi menghitung arus dan tegangannya.
