mungkin yg akang maksud menghitung daya listrik PLN yg ditarik trafo, kalau daya amplifier itu sendiri harus memperhitungkan berapa supplynya dan berapa arus yg ditarik amplifier itu sendiri, karena beda posisinya kang, 2200W pada perhitungan yg akang sebutkan belum tentu sama dengan daya amplifiernya. Jika saya ambil atau saya ibaratkan arus yg ditarik amplifier sama dengan 10A dan supply amplifier adalah 105V maka daya yg dikeluarkan amplifier adalah +/- 1050W ,ini hanya misal saja, karena daya amplifier dipengaruhi oleh beban yg dipakai juga. perhitungan daya amplifier adalah Vout amplifier X arus yg melalui beban / SP.
contoh :
Vout = 105V
Beban = 4ohm
Arus yg melewati beban :
I = V / R
I = 105 / 4 = 26A
Daya :
P = I x V
P = 26A x 105V = 2756W
Jadi pada beban 4ohm butuh 26A dan 105V untuk mendapatkan daya sekitar 2756W
untuk mendapatkan daya dikisaran 2200W pada 4ohm maka Vout = 93.8V I = 23A
mungkin yg lain bisa kasih pendapat lain.
contoh :
Vout = 105V
Beban = 4ohm
Arus yg melewati beban :
I = V / R
I = 105 / 4 = 26A
Daya :
P = I x V
P = 26A x 105V = 2756W
Jadi pada beban 4ohm butuh 26A dan 105V untuk mendapatkan daya sekitar 2756W
untuk mendapatkan daya dikisaran 2200W pada 4ohm maka Vout = 93.8V I = 23A
mungkin yg lain bisa kasih pendapat lain.
