08-12-2010, 10:48 PM
Ant On Baruna link=topic=599.msg1593#msg1593 date=1283316744 Wrote:Topik dibuka oleh: hartono
hmmmm...compressor ya....nimbrung dikit ahh....(khusus untuk yg lagi belajar kayak saya)
Kalo gak salah compressor tuh fungsi awal sejarahnya untuk vokal, dimana posisi pembicara terhadap mic sering berubah-ubah jaraknya sehingga suara yg dihasilkan ikut naik turun. untuk mengatasinya maka dibuatlah compressor dimana jika level sinyal mengecil (jarak dari mic jauh) maka dikuatkan dan sebaliknya jika level sinyal membesar (jarak mic dekat atau batuk2 ;)) ;))..) maka sinyal tersebut dilemahkan. dengan kata lain, compressor akan membuat sinyal menjadi konstan/stabil.
Kapan digunakan? ya itu..kalo ngadepin pembicara yg malu2..hehehe..atau yang bicaranya bentak2. %-(...!!!, alat ini emang wajib bagi penyiar radio, tapi untuk live tergantung....karena adakalanya seorang penyanyi tadinya pengen intro mendayu jadi keras mbntak2 akibat ulah compressor. Untuk musik? tergantung juga......cuma hati2 kalo ada pemain biola sekelas idris sardi bisa mlotot karena warnanya jadi padat alias terkompres oleh sang compressor.
Selama nanganin diskotik (yg house music) saya gak pernah tuh pake compressor kecuali di vocal DJ dan input mic yg emang sangat perlu keliatannya.....
Untuk compressor yg sederhana bisa dibuat pake IC TDA 1054 atau Op Amp lainnya, cuman geser2 waktu serangan dan waktu tundanya lbh bagus ubah2 nilai capasitor..lumayan jg hasilnya..tp beli aja dech....gak ribet! \:D/ \:D/
