10-12-2010, 09:19 AM
Fauzi wrote (pakai kutipan ,error servernya)
apakah setuju dengan konsep ini: speaker yg bagus itu, gak peduli jenis musiknya apa, tetap enak didengarkan. karena tidak memberi pewarnaan / merubah apa yg masuk dari input konektor speaker. suara yg masuk = suara yg keluar, hanya dalam level yg jauh lebih besar
sederhananya: speaker SS yg bagus itu = studio monitor profesional untuk mastering tapi levelnya raksasa
Nggak juga mas, studio monitor juga memberi kolorasi. Saat ini saya punya Genelec 8030, Yamaha HM5 dan Warfedale Crystal 8", tiga-tiga nya flat..tapi warna yg dibunyikan berbeda.....
Bahkan distudio besar, Coloring yg diberikan antara monitor speaker yg 6-8" akan berbeda dgn 12" (saya pernah pakai Genelec diameter ini hanya utk menguji beda diantara 2 sistem monitor).
Dilain sisi, menurut saya ada 'karakter' tertentu yg di'kandung' oleh type/merk speaker sehingga pemanfaatannya pun berbeda.
Kalau ada yg bilang "loh, akalu begitu, setiap aliran musik, atau alat musik harusnya speakernya beda dong?"... jawabannya..kalau mau sempurna, YA... masalahnya, kita hanya mencari pendekatan yg paling maksimum ke kesempurnaan itu dengan berbagai cara khan?? Ketidak sempurnaan itulah yg membuat manusia berakal....
:) :)
apakah setuju dengan konsep ini: speaker yg bagus itu, gak peduli jenis musiknya apa, tetap enak didengarkan. karena tidak memberi pewarnaan / merubah apa yg masuk dari input konektor speaker. suara yg masuk = suara yg keluar, hanya dalam level yg jauh lebih besar
sederhananya: speaker SS yg bagus itu = studio monitor profesional untuk mastering tapi levelnya raksasa
Nggak juga mas, studio monitor juga memberi kolorasi. Saat ini saya punya Genelec 8030, Yamaha HM5 dan Warfedale Crystal 8", tiga-tiga nya flat..tapi warna yg dibunyikan berbeda.....
Bahkan distudio besar, Coloring yg diberikan antara monitor speaker yg 6-8" akan berbeda dgn 12" (saya pernah pakai Genelec diameter ini hanya utk menguji beda diantara 2 sistem monitor).
Dilain sisi, menurut saya ada 'karakter' tertentu yg di'kandung' oleh type/merk speaker sehingga pemanfaatannya pun berbeda.
Kalau ada yg bilang "loh, akalu begitu, setiap aliran musik, atau alat musik harusnya speakernya beda dong?"... jawabannya..kalau mau sempurna, YA... masalahnya, kita hanya mencari pendekatan yg paling maksimum ke kesempurnaan itu dengan berbagai cara khan?? Ketidak sempurnaan itulah yg membuat manusia berakal....
:) :)
