11-12-2010, 11:07 PM
Propolis bisa juga mendeteksi penyakit2 dalam tubuh yang gak tersadari oleh kita
[spoiler]Detoksifikasi Propolis
Propolis cair mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa pada proses penyembuhan. Reaksi propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, jika hal tersebut muncul dan merasa kurang nyaman sebaiknya dosis aturan minum propolis diturunkan terlebih dahulu. mulai dengan dosis 3 tetes propolis 3x sehari, dan setiap hari dinaikan hingga mencapai 7-10 tetes propolis 3x sehari.
Detoksifikasi pengunaan propolis yang umumnya timbul pada pengobatan tertentu bisa dilihat pada daftar di bawah ini. Detoksifikasi merupakan hal yang umum pada proses penyembuhan:
Bersin, gatal pada hidung => Permasalahan pada hidung, polip atau sinusitis
Wajah terasa panas, tekanan darah naik sesaat, demam, pusing => Permasalahan pada system sirkulasi darah, darah tingi
Kulit kaki terasa tebal dan dingin, sebagian badan terasa dingin, jantung berdebar => Tekanan darah rendah, kurang darah
Susah buang air besar, mencret, berak berlendir, berak berdarah => Radang pada usus besar, gangguan pada usus, hemoroid
Mual, sering buang air besar, muntah Obesitas, gangguan pada lambung => proses penyembuhan gangguan pencernaan.
Bengkak, gatal => Alergi
Muncul kotoran pada mata, gatal, keluar air mata => Gangguan pada mata
Mimpi buruk, gelisah, susah tidur => Gangguan pada system syaraf dan kepala
]
Lelah, susah tidur, sakit pada sendi => Gangguan pada persendian, proses penyembuhan rheumatik
Pegal-pegal => Proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah
Kejang-kejang => Proses penyembuhan peradangan ginjal
Bèsèr => Proses pembuangan racun lewat air senih
Kulit mengeras, muncul jerawat => Permasalahan pada kulit
Rasa sakit pada punggung, sakit didada => Permasalahan pada jantung
Mual, letih, keringat dingin => Permasalahan pada perut
Keletihan, ngantuk => Permasalahan pada hati
Bengkak kaki, skt pinggang, susah buang air kecil => Permasalahan ginjal
Batuk, kedinginan, sakit kerongkongan, demam => proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru, permasalahan pada paru-paru, asma
Demam, susah tidur, terdapat pembengkakan, ada pendarahan, tinja berwarna hitam => Tumor, cancer, proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
Ngantuk, diare, gula darah naik, selera makan turun Permasalahan Hati, limpa, pankreas => proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh.
Haus, keringat berbau, kenaikan kadar gula sesaat. => Gangguan pada pancreas, diabetes[/spoiler]
Jaman sekarang, karena aktivitas yang padat dan kurangnya kesadaran akan kesehatan banyak diantara kita yang tak tahu akan penyakit2 gak terasakan oleh kita yang menjadi bom waktu, baru terasa kalau sudah parah....mencegah lebih baik dari mengobati
[spoiler]Detoksifikasi Propolis
Propolis cair mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa pada proses penyembuhan. Reaksi propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, jika hal tersebut muncul dan merasa kurang nyaman sebaiknya dosis aturan minum propolis diturunkan terlebih dahulu. mulai dengan dosis 3 tetes propolis 3x sehari, dan setiap hari dinaikan hingga mencapai 7-10 tetes propolis 3x sehari.
Detoksifikasi pengunaan propolis yang umumnya timbul pada pengobatan tertentu bisa dilihat pada daftar di bawah ini. Detoksifikasi merupakan hal yang umum pada proses penyembuhan:
Bersin, gatal pada hidung => Permasalahan pada hidung, polip atau sinusitis
Wajah terasa panas, tekanan darah naik sesaat, demam, pusing => Permasalahan pada system sirkulasi darah, darah tingi
Kulit kaki terasa tebal dan dingin, sebagian badan terasa dingin, jantung berdebar => Tekanan darah rendah, kurang darah
Susah buang air besar, mencret, berak berlendir, berak berdarah => Radang pada usus besar, gangguan pada usus, hemoroid
Mual, sering buang air besar, muntah Obesitas, gangguan pada lambung => proses penyembuhan gangguan pencernaan.
Bengkak, gatal => Alergi
Muncul kotoran pada mata, gatal, keluar air mata => Gangguan pada mata
Mimpi buruk, gelisah, susah tidur => Gangguan pada system syaraf dan kepala
]
Lelah, susah tidur, sakit pada sendi => Gangguan pada persendian, proses penyembuhan rheumatik
Pegal-pegal => Proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah
Kejang-kejang => Proses penyembuhan peradangan ginjal
Bèsèr => Proses pembuangan racun lewat air senih
Kulit mengeras, muncul jerawat => Permasalahan pada kulit
Rasa sakit pada punggung, sakit didada => Permasalahan pada jantung
Mual, letih, keringat dingin => Permasalahan pada perut
Keletihan, ngantuk => Permasalahan pada hati
Bengkak kaki, skt pinggang, susah buang air kecil => Permasalahan ginjal
Batuk, kedinginan, sakit kerongkongan, demam => proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru, permasalahan pada paru-paru, asma
Demam, susah tidur, terdapat pembengkakan, ada pendarahan, tinja berwarna hitam => Tumor, cancer, proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
Ngantuk, diare, gula darah naik, selera makan turun Permasalahan Hati, limpa, pankreas => proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh.
Haus, keringat berbau, kenaikan kadar gula sesaat. => Gangguan pada pancreas, diabetes[/spoiler]
Jaman sekarang, karena aktivitas yang padat dan kurangnya kesadaran akan kesehatan banyak diantara kita yang tak tahu akan penyakit2 gak terasakan oleh kita yang menjadi bom waktu, baru terasa kalau sudah parah....mencegah lebih baik dari mengobati
