18-12-2010, 01:00 PM
nah,makanya nyantai aja baca postnya, jangan kaya di kejar maling =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =)) =))
sekali lagi hidrigen disini HANYA sebagai suplemen, meski beroktan tinggi melebih avtur bahan bakarnya jet, tapi oktan 130 sudah berbentuk GAS,beda kalao oktan tinggo masih berwujud cair.....butuh kompresi juga penyalaan yang lebih.....bahan bakar kalao da berbentuk gas, hanya perlu penyalaan sedikit aja sudah meledak....
Uji ledak lainnya....
1.gas hidrogen (ambil dari HHO/ air, aku tampung dalam plastik ukuran 1 kg
2.kantong plastik lainnya aku isi dengan uap bensin( tenpa di crack) jadi uap masih berupa hidrocarbon.
meledakan kantong pertama yang berisi hidogen rich, hanya butuh bara api( aku sundut pakai rokok) langsung DUAAAAAAAARRRR
%-( %-( %-( %-( %-( %-( %-( %-( %-( %-(
meledakan kantong ke dua berisi uap bensin, di sundut pakai rokok, gak terjadi ledakan, tekanan uap keluar mak BUUUUUUUUSSSS,perlu nyala api, itu pun ledakan juga gak seberapa dan menimbulkan api, kalau hidro, ledakan api nyaris gak ada( mungkin saking kuat/ panasnya, api sampai gak kelihat)
uji coba ini. bahwa hidro rich yang berwujud gas,tidak perlu kompresi tinggi, penyalaan yang extra, engine standart lebih senang jika di suplai Hidro, kerak / karbon kian bersih dari ruang bakar karena selalu terjadi pembakaran yang sempurna. sekian
sekali lagi hidrigen disini HANYA sebagai suplemen, meski beroktan tinggi melebih avtur bahan bakarnya jet, tapi oktan 130 sudah berbentuk GAS,beda kalao oktan tinggo masih berwujud cair.....butuh kompresi juga penyalaan yang lebih.....bahan bakar kalao da berbentuk gas, hanya perlu penyalaan sedikit aja sudah meledak....
Uji ledak lainnya....
1.gas hidrogen (ambil dari HHO/ air, aku tampung dalam plastik ukuran 1 kg
2.kantong plastik lainnya aku isi dengan uap bensin( tenpa di crack) jadi uap masih berupa hidrocarbon.
meledakan kantong pertama yang berisi hidogen rich, hanya butuh bara api( aku sundut pakai rokok) langsung DUAAAAAAAARRRR
%-( %-( %-( %-( %-( %-( %-( %-( %-( %-(
meledakan kantong ke dua berisi uap bensin, di sundut pakai rokok, gak terjadi ledakan, tekanan uap keluar mak BUUUUUUUUSSSS,perlu nyala api, itu pun ledakan juga gak seberapa dan menimbulkan api, kalau hidro, ledakan api nyaris gak ada( mungkin saking kuat/ panasnya, api sampai gak kelihat)
uji coba ini. bahwa hidro rich yang berwujud gas,tidak perlu kompresi tinggi, penyalaan yang extra, engine standart lebih senang jika di suplai Hidro, kerak / karbon kian bersih dari ruang bakar karena selalu terjadi pembakaran yang sempurna. sekian
